Mantan Walikota Sawahlunto Amran Nur Raih Cipta Award 2015
  • Home
  • Berita
  • Mantan Walikota Sawahlunto Amran Nur Raih Cipta Award 2015

Mantan Walikota Sawahlunto Amran Nur Raih Cipta Award 2015

Mantan Walikota Sawahlunto Amran Nur menerima Cipta Award dari Menteri Pariwisata RI.  (ist)
Mantan Walikota Sawahlunto Amran Nur menerima Cipta Award dari Menteri Pariwisata RI. (ist)
JAKARTA – Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya menganugerahkan Cipta Award 2015 kepada insan pariwisata, termasuk para pengelola (individu, kelompok, maupun organisasi) yang dinilai berhasil mengembangkan objek wisata dengan mengedepankan prinsip pembangunan kepariwisataan berkelanjutan (sustainable tourism development). Di antaranya mantan Walikota Sawahlunto Amran Nur yang meraih Cipta Award bidang wisata buatan.
Penghargaan untuk Wisata Budaya diberikan kepada Agung Rai (Bali) yang diterima oleh Ketut Mina, untuk Wisata Alam diberikan kepada Infest (NTT) yang diterima Ari suhendi dan Wisata Bahari diberikan kepada Heru Pramono (DKI Jakarta). Sedangkan untuk kategori favorit diberikan kepada Dynan Fariz (Jember Fashion Carnaval).
Penghargaan diserahkan Menteri Arief Yahya pada acara Anugerah Citra Pesona Wisata (Cipta Award) 2015 yang berlangsung di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona Jakarta, Selasa (8/12).
Mantan Walikota Sawahlunto Amran Nur kepada padangmedia.com menyatakan bersyukur dengan diterimanya pengahargaan itu. “Penghargaan ini juga untuk warga Kota Sawahlunto meski saya tidak menjadi walikota lagi,” katanya kepada padangmedia.com melalui handphonenya, Rabu (9/12).
Pria yang juga Pembina Badan Pelestarian Pusaka Indonesia ini berharap, ke depan kota ini harus lebih cerdas lagi dalam melakukan inovasi program dan kegiatan bidang kepariwisataan. “Setiap apa saja yang akan dikembangkan di dalam kepariwisataan harus didukung oleh komponen masyarakat dan sangat menunjang geliat perekonomian kecil dan menengah di kota ini,” sebut Amran.
Apalagi, sebutnya, setiap kota dan kabupaten di Sumatera Barat sudah semakin kreatif dalam membuat objek wisata yang akan menjadi destinasi kunjungan.
“Kota Sawahlunto tentu harus melakukan percepatan pengembangan yang didasari hal yang unik dan penuh kreasi baru dengan dukungan masyarakat yang sangat peduli dengan kepariwisataan karena keterlibatannya,” pintanya. (tumpak)

Berita Terkait

Leave a Reply