Mahasiswa KKN Unand Lakukan Sosialisasi Program Kerja Pertanian
  • Home
  • Berita
  • Mahasiswa KKN Unand Lakukan Sosialisasi Program Kerja Pertanian

Mahasiswa KKN Unand Lakukan Sosialisasi Program Kerja Pertanian

Kkn

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Periode II Universitas Andalas (UNAND) melaksanakan sosialisasi sekaligus demonstrasi program kerja di bidang pertanian dan peternakan bertempat di Aula Kantor Desa Kubang Utara Sikabu, Kec. Lembah Segar, Kota Sawahlunto, Sumatera Barat, Selasa (lalu

Kegiatan ini mencakup berbagai topik, antara lain teknik perbanyakan vegetatif durian secara sambung pucuk, pembuatan Pupuk Organik Cair (POC) berbahan limbah rumah tangga, pembuatan pestisida nabati dari daun sirih hutan, pemilihan genetik ternak sapi, penanganan penyakit scabies pada kambing, serta pengolahan limbah pasar menjadi kompos.

Acara ini dihadiri oleh Kepala Desa Kubang Utara Sikabu, Yulhendri Efendi beserta perangkat desa, Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Rodhiah, SP., M.Si., perwakilan tujuh kelompok tani sebanyak 35 orang, serta mahasiswa KKN UNAND. Setelah sesi pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan praktik langsung bagi para petani dan peternak setempat.

Dalam sambutannya, Rodhiah menekankan potensi besar Desa Kubang Utara Sikabu di bidang hortikultura, terutama durian lokal. Ia menilai kegiatan sosialisasi dan demonstrasi sambung pucuk menjadi langkah penting untuk melestarikan serta meningkatkan kualitas durian desa tersebut. Hal senada juga disampaikan Kepala Desa, Yulhendri Efendi, yang menegaskan bahwa inovasi pertanian dan peternakan sangat berperan dalam peningkatan produktivitas sekaligus menjaga kelestarian lingkungan. Beliau menambahkan bahwa kegiatan sambung pucuk durian tidak hanya bermanfaat dari sisi teknis, tetapi juga dapat menjadi sumber pendapatan bagi masyarakat.

Sesi materi dimulai dengan pemaparan “Teknik Perbanyakan Vegetatif Tanaman Durian secara Sambung Pucuk” oleh Rafdi Pratama (Jurusan Agroteknologi), yang menjelaskan pemilihan batang bawah dan batang atas, teknik penyambungan, serta perawatan bibit. Materi kedua dibawakan oleh Wana Rizki Amalia (Agroekoteknologi) mengenai “Pembuatan Pupuk Organik Cair (POC) dari Limbah Rumah Tangga,” meliputi bahan baku, proses fermentasi, hingga cara aplikasinya pada tanaman.

Selanjutnya, Fadhilla Dea Akmal (Agribisnis) memaparkan “Pembuatan Pestisida Nabati dari Daun Sirih Hutan,” yang berfungsi mengendalikan hama tanpa meninggalkan residu kimia berbahaya. Kemudian, Bimo Al-Hadi Rusydi (Peternakan) menyampaikan materi tentang “Pemilihan Genetik Ternak Sapi serta Penanganan Scabies pada Kambing,” yang menekankan pentingnya pemilihan bibit unggul, pengelolaan perkawinan, peningkatan mutu genetik, serta langkah pencegahan dan pengobatan penyakit.

Materi terakhir oleh Nadia (Agroteknologi) membahas “Pengolahan Limbah Pasar Menjadi Kompos,” dengan fokus pada pemanfaatan sisa sayuran dan buah-buahan pasar sebagai pupuk organik kaya nutrisi.

Melalui kegiatan ini, masyarakat Desa Kubang Utara Sikabu diharapkan dapat mengembangkan potensi lokal secara optimal serta menerapkan pengelolaan sumber daya yang berkelanjutan. (*)

Berita Terkait

Leave a Reply