LSM dan BP DAS Agam Kuantan Bantu Pelestarian Danau Maninjau
  • Home
  • Agam
  • LSM dan BP DAS Agam Kuantan Bantu Pelestarian Danau Maninjau

LSM dan BP DAS Agam Kuantan Bantu Pelestarian Danau Maninjau

Pembersihan Danau Maninjau oleh masyarakat setempat. (dok)
Pembersihan Danau Maninjau oleh masyarakat setempat. (dok)

AGAM – Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Dishutbun) Kabupaten Agam terus berupaya melakukan penyelamatan Danau Maninjau dan lingkungannya.

Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Agam, Agam, Yulnasri, mengatakan, untuk menerapkan upaya dimaksud, tidak mungkin bisa dilakukan hanya oleh pemerintah setempat saja. Pihaknya juga berupaya mencari bantuan melalui BP DAS (Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai) Agam Kuantan dan pihak LSM yang peduli pada lingkungan.

“Pihak BP DAS Agam Kuantan dan LSM Hutan Lestari Indonesia telah menyatakan kesediaannya membantu upaya pelestarian alam dan lingkungan Danau Maninjau,” katanya kepada Padangmedia.com, Rabu (20/7).

Dijelaskan, ada 3 kegiatan yang akan dilakukan bersama BP DAS Agam Kuantan dan LSM Hutan Lestari Indonesia. Yakni, rehab daerah tangkapan air seluas 50 ha pada blok sawah Rang Salayan di Nagari Bayur, Kecamatan Tanjung Raya, rehabilitasi sempadan Danau Maninjau. blok Muko Jalan, Nagari Tanjung Sani dan pembuatan Kebun Bibit Rakyat (KBR) utuk lima kelompok. Pada dua kawasan tersebut akan ditanami kayu-kayuan dan akan menghabiskan dana sekitar Rp358,737 juta lebih.

Ketua LSM Hutan Lestari Indonesia, Arbedi Tanjung menyebutkan, pihaknya sangat peduli dengan upaya penyelamatan Danau Maninjau dan lingkungannya. Untuk itu, ia sengaja menempatkan kantor perwakilan LSM Hutan Lestari Indonesia untuk Sumbar di Koto Kaciak, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam.

Menurutnya, selama lima tahun ke depan LSM Hutan Lestari akan mendukung program Bupati Agam, Agam Menyemai. Tahap awal, akan dilakukan penanaman pohon. Peresmian pelaksanaan program tersebut akan dilakukan Bupati Agam H. Indra Catri Dt. Malako Nan Putiah, Senin (22/8) mendatang.

“Pada tahap II dan III, kita akan mengarah pada pembenahan lingkungan hutan di kawasan Kelok 44 dan sekitarnya,” ujarnya.  (fajar)

Berita Terkait

Leave a Reply