
AGAM – Wilayah Kabupaten Agam nampaknya belum lepas dari ancaman bencana alam yang terus mengintainya. Setiap kali hujan deras mengguyur dengan intensitas tinggi dan tempo relatif lama, bisa dipastikan terjadi longsor.
Berdasarkan informasi yang dihimpun padangmedia.com dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Agam, seperti yang terjadi di Kampuang Sikumbang, Jorong Subarang Balingka, Nagari Balingka, Kecamatan IV Koto, Minggu (16/4) subuh tadi, material longsong hampir menerjang rumah warga. Beruntung longsor tersebut hanya mengenai teras rumah warga yang tepat berada di bawahnya.
Di lokasi berbeda, sehubungan curah hujan yang cukup tinggi pada Sabtu (15/4) kemarin, juga mengakibatkan bencana longsor di Jorong Rikia, Nagari Tanjung Sani, Kecamatan Tanjung Raya. Di sana terdapat 2 titik longsor, dengan panjang rata-rata 10 meter dan tinggi rata-rata 3 meter.
“Kejadian tersebut terjadi pada Sabtu (15/4) malam sekitar pukul 19.35 WIB sehingga menutupi badan jalan,” kata Kalak BPBD Agam, Bambang Warsito didampingi petugas Pusdalops BPBD Agam, Lukman Syahputra, Minggu (16/4).
Dikatakan, Satgas BPBD Agam dibantu Pemerintah Kecamatan, Pemerintah Nagari dan masyarakat setempat, pada pagi harinya Minggu (16/4) langsung melakukan evakuasi material longsor. Dimulai pada pukul 08.45 WIB sekitar pukul 12.15 WIB, jalan sudah bisa dilewati.
“Kami menghimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada saat melintasi daerah rawan longsor ini, mengingat medan yang cukup ekstrim dan berkemungkinan terjadinya longsor susulan,” pungkasnya. (fajar)






