Lima Kecamatan di Agam Terdampak Banjir dan Longsor dalam Dua Hari Ini
  • Home
  • Agam
  • Lima Kecamatan di Agam Terdampak Banjir dan Longsor dalam Dua Hari Ini

Lima Kecamatan di Agam Terdampak Banjir dan Longsor dalam Dua Hari Ini

AGAM – Hujan deras yang melanda sebagian besar wilayah Kabupaten Agam akhir-akhir ini, setidaknya telah menyebabkan beberapa bencana selama Rabu dan Kamis (7-8/11).

Data yang dihimpun Padangmedia.com dari Pusdalops Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat, Kamis (8/11) malam, adapun bencana tersebut diantaranya :

Di Kecamatan Lubuk Basung, bencana tanah lonsor terjadi di Taratak, Jorong III Nagari Garagahan, pada Rabu (7/11) malam, sekitar pukul 23.00 WIB. Longsor tersebut merusak 1 unit rumah permanen berukuran 9 x 6 meter dan 1 unit rumah kayu berukuran 3 x 6 meter.

Di Kecamatan Palupuah, bencana tanah longsor juga terjadi pada Kamis (8/11) malam, sekitar pukul 22.00 WIB di Nagari Simauang. Material longsor menutupi beberapa ruas jalan diantaranya, Jalan Padang Manggis – Kampung Pili Tibo, Jalan Air Kijang – Simaung dan Jalan dari SD 04 Simaung – Kampung Pili.

Selain itu, di Solok Kampuang Jambak, longsor menutup irigasi dan mengenai beberapa Sawah Masyarakat.

Di Kecamatan Palembayan, bencana tanah longsor juga terjadi pada Kamis (8/11) pukul 19.00 WIB. Longsor merusak pondasi jembatan jalan di Jalan Lingkar Simpang Ateh Sawah Panjang, Jorong Gumarang I,
Nagari Tigo Koto Silungkang,
Sehingga jembatan tidak bisa dilewati kendaraan roda 4 karena berpotensi ambruknya jembatan.

Lalu di Jorong Pasa Palembayan,
Nagari Ampek Koto Palembayan, sekitar pukul 21.00 WIB, longsor menutupi ruas jalan Provinsi sebanyak 2 titik dengan panjang 20 Meter dengan ketinggian 10-15 Meter sehingga jalan tidak bisa dilewati kendaraan.

Di Kecamatan Ampek Nagari, Banjir merendam rumah warga di Plasma
Jorong Anak Aia Kasiang,
Nagari Bawan, pada Kamis (8/11) pagi sekitar pukul 04.30 WIB. Ketinggian debit air mencapai 2 meter. Akibatnya, sebanyak 14 KK terdampak banjir tersebut, dan para korban telah diungsikan ke tempat yang lebih tinggi tidak jauh dari lokasi pemukiman.

Di Kecamatan Tanjung Mutiara, Pohon tumbang merusak 1 unit rumah warga milik Samsuarman (45) pada Kamis (8/11) dini hari, pukul 03.00 WIB di Jorong Cacang Tinggi, Nagari Tiku Utara. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu.

Banjir juga terjadi di Jorong Bukit Malintang, Nagari Tiku Utara pada Rabu (7/11) malam, pukul 20.00 WIB. Dampak dari banjir tersebut merusak irigasi anak air kerinci sepanjang 8 meter.

“Satgas BPBD Agam yang dipimpin langsung Kepala Pelaksana (Kalak) M. Lutfi langsung turun kelapangan dan berkoordinasi dengan instansi terkait lainnya guna penanganan lebih lanjut,”ucap Tim Pusdalops, Lukman di akhir laporannya. (fajar)

Berita Terkait

Leave a Reply