Libur Lebaran, Satgas RAFI Pertamina Siapkan Layanan Khusus
  • Home
  • Berita
  • Libur Lebaran, Satgas RAFI Pertamina Siapkan Layanan Khusus

Libur Lebaran, Satgas RAFI Pertamina Siapkan Layanan Khusus

Image

PADANG- PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) telah menyiapkan sejumlah layanan khusus sebagai bentuk kesiagaan menghadapi libur lebaran Idul Fitri 1445 melalui Satuan Tugas Ramadan dan Idul Fitri (RAFI). Khusus di Sumatera Barat disiagakan pos kesehatan, layanan BBM dan LPG motoris serta SPBU Kantong.

Area Manager Comm, Rel & CSR Pertamina Patra Niaga Sumbagut, Susanto August Satria menyebutkan, untuk persiapan menghadapi libur lebaran, di Sumatera Barat telah disiagakan sebanyak 128 Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) untuk memenuhi kebutuhan konsumen. Juga disediakan sebanyak 16 SPBU kantong dan 5 motoris sebagai bentuk layanan khusus Pertamina. Selain itu, juga disiagakan tiga unit pos pelayanan kesehatan.

Satria menyebut, pihaknya memprediksi akan terjadi peningkatan permintaan konsumen untuk bahan bakar minyak (BBM) jenis Gasoline (Pertalite, Pertamax dan Pertamax Turbo) sekitar 17 persen. Sementara untuk jenis Gasoil (Bio Solar dan Dex Lite) diperkirakan akan turun sekitar 14 persen.

Menurutnya, proyeksi estimasi awal arus mudik diperkirakan pada tanggal 5 April 2024 dengan perkiraan kenaikan permintaan BBM sekitar 28 persen dibanding rerata harian normal. Puncak arus mudik tanggal 7 April permintaan diperkirakan meningkat 52 persen dari rerata harian normal. Sedangkan untuk arus balik diperkirakan tanggal 14 April dengan perkiraan kenaikan sekitar 53 persen.

Dia merinci, sejauh ini persediaan BBM untuk kebutuhan Sumatera Barat masih aman. Pertalite tersedia 22.514 kilo liter yang mampu memenuhi kebutuhan 8 hari, sedangkan Pertamax sebanyak 5.841 kilo liter yang mampu memenuhi kebutuhan 9 hari semantara Pertamax Turbo tersedia sekitar 1.062 kilo liter yang mampu memenuhi kebutuhan lebih dari 100 hari. Untuk Biosolar tersedia sebanyak 32.240 kilo liter yang mampu memenuhi kebutuhan 17 hari.

Seiring meningkatnya lalu lintas penerbangan, permintaan avtur juga diperkirakan meningkat sekitar 18 persen. Namun stok tersedia saat ini masih akan mampu memenuhi kebutuhan 60 hari ke depan yaitu sebanyak 3.658 kilo liter. Satria juga menyebut kebutuhan LPG diperkirakan juga akan mengalami peningkatan sekitar 3 persen. F

Berita Terkait

Leave a Reply