Lestarikan Seni Tradisional. Sanggar Paga Nagari Gelar Festival Simpang Tigo Badantang
  • Home
  • Berita
  • Lestarikan Seni Tradisional. Sanggar Paga Nagari Gelar Festival Simpang Tigo Badantang

Lestarikan Seni Tradisional. Sanggar Paga Nagari Gelar Festival Simpang Tigo Badantang

Image

PASAMAN BARAT — Sanggar Seni Paga Nagari berkolaborasi dengan pemuda Simpang Tiga menggelar Festival Simpang Tigo Badantang, Sabtu (4/12/) di Simpang Tiga Kecamatan Luhak Nan duo. Kegiatan ini ditujukan untuk melestarikan kesenian tradisonal daerah setempat.

Selain untu melestarikan seni tradisional, dalam kegiatan ini digelar pentas seni bagi penggiat seni tradisi daerah.  Pegiat seni diberi kesempatan  menunjukkan keberagaman seni tradisional yang perlu dilestarikan dengan sebuah pertunjukan yang memukau dan menghibur.

Anggota DPRD Pasbar H. Erianto, turut hadir sekaligus membuka Festival Simpang Tigo Bandantang tersebut. memberikan apresiasi tinggi kepada Sanggar Seni Paga Nagari beserta Pemuda Simpang Tiga serta pihak yang terlibat dalam mensukseskan dan melestarikan kesenian yang ada di Minangkabau..

“Dengan pagelaran seni budaya ini, kita harapapkan dapat mengingatkan dan mengenalkan kembali pada generasi muda akan kekayaan seni budaya salah satu suku bangsa Indonesia, yakni Minangkabau. Untuk itu, terima kasih kepada semua pihak yang telah mensukseskan pergelaran ini,” kata H. Erianto.

Ia menambahakan, untuk melestarikan pagelaran seni budaya ini hendaknya terus dilakukan dimasa datang. uIa siap membantu dalam hal pemenuhan sarana prasarana yang menunjang penggelaran untuk tetap dilaksanakan.

Sementara itu Ketua Pelaksana Festival, Rizki Muhadi menyatakan bahwa pagelaran Festival yang dilaksanakan ini bertujuan untuk mengapresiasi dan memacu semangat para penggiat seni yang ada di Pasaman Barat terkhusus Simpang tiga dalam melestarikan kembali seni tradisional yang mulai kurang diminati

Menurutnya Festival yang di gelar merupakan Festival yang bertajuk Minangkabau dengan menampilkan keberagaman kesenian yang ada di Pasaman Barat.

“Festival Simpang Tigo Badantang ini dilaksanakan dengan mengusung tema Dek lamo Indak amuah Lupo, Dek Banyak Indak Amuah Ilang. Semoga dengan dibuatnya pagelaran seni ini menjadi awal yang baik bagi kita dalam melestarikan seni budaya yang ada di Pasaman Barat,” ucap Rizki Muhadi.

Ia juga menyampaiakan ungkapan terimakasih atas dukungan dari Pemerintah Daerah Pasaman Barat dan tokoh masyarakat dalam mendukung pagelaran seni yang bertajuk Minangkabau.

“Saya berharap dengan adanya dukungan dari semua pihak, pagelaran seni ini terus berlanjut ke tahun berikutnya dengan melibatkan daerah lain. Juga kita harapkan melalui kegiatan ini dapat mengeksplore  kembali kebudayaan minang kabau yang sudah tidak banyak di lestarikan,”ungkapnya.

Adapun yang hadir dalam pagelaran Festival tersebut yaitu Kasi Sejarah dan Purbakala Dinas Pendidikan Elisatra, Kasi Pengelolaan Komunikasi Publik Finas Kominfo Mitra Vemilda, Ketua Sanggar Seni Paga Nagari Yuyun Vernanda,Tokoh masyarakat serta Stakeholder terkait lainnya ( bud)

Berita Terkait

Leave a Reply