
SAWAHLUNTO – Lembaga Sandi Negara (Lemsaneg) membantu Pemerintah Kota Sawahlunto alat komunikasi berupa 80 unit Handy Talkie (HT). Bantuan diserahkan Deputi II Lemsaneg RI, Marinir Suharyanto kepada Wakil walikota Ismed di Balaikota, Kamis (3/11).
Alat tersebut dimaksudkan untuk mempermudah jaringan komunikasi antar pemerintahan terdepan, yakni lurah dan desa serta SKPD di Kota Sawahlunto. Dengan alat komunikasi tersebut di setiap tangan pimpinan dapat menjangkau frekuensi yang meng-cover seluruh wilayah Sawahlunto seluas 279,5 kilometer persegi.
Deputi II Lemsaneg RI, Marinir Suharyanto berharap, bantuan itu untuk membantu peningkatkan kinerja Pemerintah Sawahlunto, khususnya dalam bidang komunikasi pemerintah.
“Kehadiran HT memiliki keistimewaan, terutama dalam bentuk kerahasiaan. Sebab, komunikasi melalui HT tidak dapat disadap,” sebut Suharyanto pada serah terima yang dihadiri Kabag Humas Setdako Zainul Anwar dan kepala SKPD, lurah dan desa di kota itu.
“Kalaupun suaranya bisa tertangkap, namun tidak bisa dideteksi dengan jelas. sangat sulit untuk diketahui komunikasi yang dilakukan,” jelasnya.
Usai penyerahan, Wawako Ismed menyatakan, keberadaan HT sangat bermanfaat. Tidak hanya untuk komunikasi, namun juga untuk mendorong pelaksanaan program kegiatan pemerintah.
“Dengan alat komunikasi berbiaya murah ini, program subuh berjemaah dan magrib mengaji bisa dikoordinir dan didorong untuk lebih meningkat,” kata Wawako.
Tidak hanya itu, setiap pimpinan terdepan juga bisa saling berkoordinasi, terutama dalam tugas. “Fungsi HT dapat memangkas jalur birokrasi komunikasi yang panjang, menjadi ringkas, cepat dan tepat,” pungkasnya. (tumpak)






