
PADANG – Warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Muaro Padang dikerahkan membersihkan masjid. Kegiatan sapu bersih (Saber) Masjid itu digelar sebagai bagian dari pembinaan sekaligus menjadi ladang amal bagi warga binaan dengan harapan mereka akan rajin beribadah selepas menjalani masa hukuman.
Seperti terlihat di Masjid Raya Ganting, Jumat (5/4/2019), sepuluh orang warga binaan Lapas Muaro diberdayakan untuk melaksanakan Saber Masjid di masjid bersejarah di Kota Padang tersebut. Mereka membantu membersihkan tempat bersuci dan pada bagian – bagian masjid yang perlu dibersihkan.
Kepala Lapas Kelas IIA Muaro Padang, Arimin menjelaskan, kegiatan Saber Masjid ini sudah digelar rutin setiap pekan sejak beberapa waktu lalu. Melalui Saber Masjid, sekaligus mempersiapkan mental warga binaan untuk berbaur kembali ke tengah masyarakat. Lokasi yang dipilih untuk kegiatan adalah masjid yang besar sehingga membutuhkan banyak orang untuk membersihkannya.
“Kegiatan ini sudah rutin dilakukan sejak beberapa waktu lalu, setiap hari Jumat. Sebagai bagian dari pembinaan disamping menjadi ladang amal bagi warga binaan sekaligus mempersiapkan diri mereka untuk kembali ke tengah masyarakat,” terang Arimin.
Dia menambahkan, warga binaan yang diajak untuk melaksanakan kegiatan adalah yang sisa masa hukumannya sudah hampir berakhir. Mereka perlu dipersiapkan untuk bersosialisasi ke tengah masyarakat menjelang menyelesaikan sisa masa hukumannya.
“Kita berharap, setelah kembali ke tengah masyarakat, warga binaan ini rajin beribadah, bisa berbaur dengan baik, dan yang paling penting adalah tidak lagi mengulangi kesalahan yang sama,” ujarnya.
Pelaksanaan Saber Masjid di Masjid Raya Ganting hari itu dilaksanakan sebelum pelaksanaan ibadah shalat jumat. Warga binaan terlihat bersemangat membersihkan masjid, mulai dari tempat bersuci hingga pekarangan masjid.
Kegiatan Saber Masjid ini tetap dalam pengawalan petugas Lapas. Arimin yakin, warga binaan yang diajak untuk kegiatan tersebut menyadari bahwa sisa masa hukumannya tinggal tidak berapa lama lagi sehingga kecil kemungkinan ada niat melarikan diri.
“Untuk itu, yang diajak dalam kegiatan Saber Masjid adalah warga binaan yang sisa masa hukumannya tinggal tidak lama lagi sehingga kecil kemungkinan mereka akan melarikan diri,” tutupnya. (fdc)






