Lampaui Target, Penggunaan QRIS di Sumbar Melonjak Signifikan
  • Home
  • Berita
  • Lampaui Target, Penggunaan QRIS di Sumbar Melonjak Signifikan

Lampaui Target, Penggunaan QRIS di Sumbar Melonjak Signifikan

Dandy BI

PADANG- Penggunaan sistem pembayaran nontunai berbasis barcode Quick Response Indonesian Standard (QRIS) di Sumatera Barat meningkat signifikan. Hingga September 2025, tercatat sebanyak 628.835 pedagang (merchant) telah menggunakan QRIS.

Deputi Direktur Bank Indonesia Perwakilan Sumatera Barat Dandy Indarto Seno dalam kegiatan peningkatan kapasitas media di Batusangkar, Kamis (20/11/2025) mengungkapkan hal tersebut. Menurutnya, terjadi penambahan sebanyak 96.552 merchant dibanding akhir tahun 2024 yang sebanyak 561.917 merchant.

“Melonjak signifikan, dengan total penambahan 96.552 merchant sejak awal tahun hingga September 2025,” kata Dandy.

Dia menyebut, penambahan tersebut telah jauh melampaui target tahun 2025 yang direncanakan sebanyak 66.918 merchant atau 144,24 persen. Rerata penambahan merchant pengguna QRIS per bulan antara 10 ribu hingga 12 ribuan.

Dandy menambahkan, dari sisi pengguna QRIS juga tumbuh kuat dengan capaian yang juga melampaui target. Hingga September 2025 tercatat sebanyak 932.221 pengguna QRIS di Sumatera Barat.

“Terjadi penambahan sebanyak 42.874 pengguna dibanding akhir tahun 2024 yang sebanyak 902.381 yang artinya sudah mencapai 145,88 persen dari target hingga akhir tahun yang sebanyak 29.390 pengguna,” terangnya.

Seiring itu, dari sisi transaksi pun mengalami peningkatan sangat positif di mana telah mencapai volume 44,09 juta transaksi, sekitar 110,59 persen dari target tahun 2025 yaitu 39,87 juta transaksi. Sedangkan nilai transaksi telah mencapai Rp667,9 miliar dengan penambahan Rp5,152 miliar dibanding akhir tahun 2024.

Dandy memaparkan, QRIS merupakan standarisasi QR Code yang digunakan untuk pembayaran yang memungkinkan terjadinya transaksi yang cepat, mudah, praktis, dan efisien. Hal itu karena QRIS dapat di-scan oleh banyak aplikasi penyedia jasa pembayaran baik bank, e-wallet, dan sebagainya.

Dalam kesempatan itu, Dandy juga memaparkan bahwa Bank Indonesia juga telah melakukan berbagai inovasi terkait sistem pembayaran QRIS. Saat ini QRIS telah bisa digunakan di beberapa negara lain melalui QRIS Cross Border.

Selain itu, juga tengah dikembangkan fitur QRIS untuk tarik, transfer, dan setor tunai melalui program yang disebut QRIS Tuntas. Bahkan, juga dimungkinkan melakuan pembayaran berbasis NFC (Near Field Communication) atau Nirsentuh yang disebut QRIS Tap yang telah diluncurkan pada Maret 2025 lalu.

Kegiatan peningkatan kapasitas (Capacity Building) media tersebut dilaksanakan oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Barat diikuti oleh dua puluhan wartawan.  Kegiatan menghadirkan narasumber antara lain dari BPS, OJK, Dinas Koperasi UKM Tanahdatar, pelaku usaha, serta dari internal Bank Indonesia. F

Berita Terkait

Leave a Reply