
AGAM – Nasib malang menimpa Sukri (60), warga Pancang Basi Ampek, Jorong Pudung, Nagari Bawan, Kecamatan Ampek Nagari, Kabupaten Agam. Sukri tewas tertimbun tanah longsor ketika tengah bergotong royong membuka jalan.
Paur Humas Kepolisian Resor (Polres) Agam Aiptu Beni Putra menerangkan, peristiwa naas itu terjadi pada Kamis (11/7) sore, sekitar pukul 15.30 WIB. Saat itu, korban bersama empat orang warga lainnya yaitu Khairul, Azri, Edi dan Ad melakukan goro perbaikan tanah di parit pembukaan jalan nagari.
“Pada saat itu, korban bekerja merapikan tanah di atas parit yang berada di bawah tebing.
Berniat melepas lelah, korban lalu duduk di atas parit dengan membelakangi tebing,” kata Beni.
Ketika duduk beristirahat itulah, secara tiba-tiba tebing di belakang korban runtuh dan menimpa tubuh lelaki malang itu. Tubuh korban pun terdorong hingga masuk ke dalam parit sedalam lebih kurang 1 meter.
Warga dan petugas kepolisian pun berupaya melakukan evakuasi namun ketika ditemukan, nyawa Sukri sudah tidak tertolong.
“Korban berhasil dievakuasi namun nyawanya tidak tertolong. Jasad korban langsung dibawa ke rumah duka untuk dimakamkan,” tutupnya. (fajar)






