Kurangi Angka Pengangguran, Pemko Padangpanjang Beri Pelatihan dan Bantuan Sarana Usaha
  • Home
  • Berita
  • Kurangi Angka Pengangguran, Pemko Padangpanjang Beri Pelatihan dan Bantuan Sarana Usaha

Kurangi Angka Pengangguran, Pemko Padangpanjang Beri Pelatihan dan Bantuan Sarana Usaha

Bantuan sarana usaha bagi ibu-ibu rumah tangga di Padangpanjang. (foto: humas)

PADANGPANJANG – Pemerintah Kota Padangpanjang melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu memberikan Pelatihan Terapan Teknologi Tepat Guna (TTG) sektor Industri Jasa Kreatif. Pelatihan tersebut berupa menjahit dan pelatihan Tenaga Kerja Mandiri (TKM).

Salain pelatihan, peserta yang berjumlah 39 orang itu juga diberikan bantuan sarana usaha, masing-masing 20 set mesin jahit bagi yang mengikuti pelatihan menjahit dan 19 set peralatan memasak bagi yang mengikuti pelatihan TKM.

Dikatakan Walikota Padangpanjang Hendri Arnis yang diwakili Kepala Dinas Penanaman Modal dan KPPT Ewa Soska, Senin (20/11), pelatihan dan bantuan sarana usaha tersebut diberikan sebagai upaya mengurangi pengangguran. Dalam hal itu kebanyakan adalah ibu-ibu rumah tangga yang kesehariannya tidak memiliki aktivitas yang padat sehingga mempunyai waktu yang cukup untuk melakukan usaha sambilan guna menambah penghasilan.

“Manfaatkanlah bantuan tersebut dengan baik. Sekiranya tidak diperlukan lagi, pemerintah berharap bantuan tersebut bisa dikembalikan agar bisa disalurkan kepada mereka yang lebih membutuhkan, karena tujuan bantuan ini adalah sebagai modal usaha bukan untuk kebutuhan pribadi,” katanya saat acara penyerahan bantuan sarana usaha kerjasama Kementerian Tenaga Kerja Republik Indonesia dengan Pemerintah Kota Padang.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan KPPT Ewa Soska mengatakan, sebelum bantuan tersebut diberikan, pihaknya terlebih dahulu melakukan tahap identifikasi. “Kita melakukan pemetaan untuk mengetahui kebutuhan pelatihan yang bagaimana diinginkan oleh masyarakat. Dimulai dengan turun ke lapangan langsung melihat kondisi di beberapa kelurahan dan minat dari masyarakat di kelurahan tersebut, sehingga diharapkan pelatihan yang kita laksanakan dengan keinginan masyarakat dapat sejalan,” katanya.

Kemudian, pada tahap rekruitmen dan seleksi, Dinas Penanaman Modal dan KPPT menyaring para peserta pelatihan yang memenuhi syarat dari masing-masing kelurahan sehingga didapatlah para peserta pelatihan dari berbagai kelurahan dimana anggarannya tersedia pada DIPA.

Untuk kegiatan TTG dilaksanakan di Kursus Menjahit Gaya Baru Kelurahan Pasar Usang selama lima hari dari tanggal 26 sampai 30 September 2017. Kegiatan TKM dilaksanakan di salah satu rumah peserta pelatihan di Kelurahan Silaing Bawah yang telah berlangsung sebelumya selama tiga hari, yaitu dari tanggal 3 sampai 5 Oktober lalu. (ris/r)

Berita Terkait

Leave a Reply