
PADANGPANJANG – Sejumlah anggota Korpri Kabupaten Ogan Ilir berkunjung ke Kota Padangpanjang dalam rangka melihat berbagai UMKM kota itu. Rombongan dipimpin oleh Sekretaris Korpri Ogan Ilir, Drs. H.Ahmad Toriq, Jumat (11/11). Rombongan disambut Walikota Padangpanjang Hendri Arnis melalui Asisten Bidang Perekonomian dan Umum, Yaz Edizarwin didampingi Kadis Koperindag, Arpan, Kepala Bidang Kerohanian Korpri Kota Padangpanjang Ridwan dan pejabat lainnya.
Rombongan dibawa melihat berbagai UMKM di Kota Padangpanjang, di antaranya tempat produk kerajinan kulit. Di tempat kerajinan kulit, anggota Korpri Ogan Ilir berebut membeli produk kerajinan kulit Kota Padangpanjang yang mempunyai kualitas sangat bagus dengan harga terjangkau.
Asisten Bidang Perekonomian dan Umum Setdako Padangpanjang, Yaz Edizarwin didampingi Kadis Koperindag Kota Padangpanjang Arpan ikut memperkenalkan produk alas kaki kulit asal kota berhawa sejuk tersebut.
Tarmizi Ahmad, salah seorang di antara rombongan menyatakan minatnya untuk bekerjasama dengan pengrajin alas kaki kulit Kota Padangpanjang dalam memasarkan produk sepatu dan sendal itu di daerahnya.
“Uang pertama yang saya terima di awal pensiun nanti dalam waktu dekat bisa saya manfaatkan sebagai modal untuk membeli produk kulit di Kota Padangpanjang untuk saya jual di daerah saya. Saya berharap, ke depan saya bisa membeli ke pengrajin langsung agar produk yang saya jual memlliki harga bersaing,” katanya.
Rombongan Korpri Ogan Ilir yang melakukan kunjungan ke Kota Padangpanjang memang terdiri dari para PNS yang akan menjalani masa pensiun. Progam Seribu wirausaha dari Pemerintah Ogan hilir menggerakkan mereka ke Kota Padangpanjang untuk melihat berbagai peluang. Mereka diajak untuk melihat sejumlah produk UMKM dari Kota Padangpanjang usai melakukan pertemuan secara resmi.
“Di Ogan ilir terdapat rumah potong hewan terbesar dan kita harapkan bisa memasok bahan kulit ke Kota Padangpanjang nantinya, sehingga bisa memenuhi permintaan produk olahan kulit seperti sepatu dan sendal yang semakin diminati,” katanya.
Ia juga menuturkan, dengan adanya pondok desain yang sedang direnovasi saat ini, bisa menjadi ikon Kota Padangpanjang dalam memasarkan berbagai produk UMKM kota itu. (rin/*)






