
SEMARANG – Kuda Lady Aria dari Jawa Barat meraih predikat juara Indonesia Derby setelah finish di urutan pertama pada kelas 3 tahun jarak 2.000 meter pada final Kejuraan Nasional Pordasi ke 52 seri I di Gelanggang pacuan kuda Tegal Waton Salatiga, Semarang, Jawa Tengah, Minggu (29/7).
Kuda Lady Aria milik King Halim Stable dengan joki J. Runtu memenangkan persaingan ketat dengan Lauretta Eclipse dengan joki Hesky Paendong dari tuan rumah Jawa Tengah harus puas di urutan kedua. Kuda King Tornado ditunggangi joki M. Soleran dari Jawa Barat sebagai juara III di kelas berhadiah uang pembinaan total Rp200 juta itu.
Selain di kelas Indonesia Derby, di kelas Indonesia THB 3 tahun ke atas jarak 1.600 meter diraih kuda La Liga dengan joki D. Suhendar dari Jawa Barat. Juara II milik tuan rumah Jateng dengan kuda Indy Eclipse, kuda Sumatera Barat Queen Lovina yang ditunggangi T. Pantow.
Secara umum, kontingen Jateng membukukan nilai 70.5, terpaut satu angka dari kontingen Jabar yang berada di posisi kedua dengan raihan 69.5 angka. Sulut di urutan ketiga dengan poin 24, disusul Sumbar dengan 16 angka.
Ketua Pordasi Sumbar, Ramlan Nurmatias menyatakan bangga dengan perjuangan kuda, joki, pelatih dan pemilik kuda yang telah membawa nama baik Sumbar.
“Kuda – kuda tangguh sudah merata di setiap propinsi. Dengan meraih poin 16 untuk Sumbar posisi ke empat umum harus kita terima. Pada seri II nanti harus lebih baik lagi,” harap Ramlan. (tumpak)






