PADANG- Pelaksanaan debat publik pertama pemilihan gubernur-wakil gubernur (Pilgub) Sumatera Barat pada Rabu (13/11/2024) malam dievaluasi Komisi Pemilihan Umum (KPU). Evaluasi tersebut bertujuan untuk mendapatkan referensi pelaksanaan debat selanjutnya yang masih satu kali lagi dari dua kali debat yang dijadwalkan.
“Evaluasi mencakup berbagai hal terkait penyelenggaraan debat pertama dengan tujuan untuk mengetahui kelemahan dan kendala yang terjadi agar pada pelaksanaan debat kedua nanti bisa lebih baik lagi,” kata Ketua Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM KPU Sumatera Barat Jonsmanedi kepada wartawan, Kamis (14/11/2024).
Debat pertama Pilgub Sumatera Barat yang berlangsung di salah satu hotel di Kota Padang itu mengangkat tema Tata Kelola Pemerintahan, Sumber Daya Manusia, Ketahanan Sosial, Budaya dan Agama. Menurut Jonsmanedi, panelis menyediakan pertanyaan yang berkaitan dengan materi tema dan subtema untuk selanjutnya memberikan kesempatan kepada para pasangan calon untuk saling menanggapi sesuai dengan visi dan misi masing-masing.
Dia menegaskan, para panelis yang seluruhnya merupakan akademisi, sebagiannya merupakan bagian dari perumus Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPPD) Sumatera Barat 2025-2045 sehingga diyakini menguasai penggalian visi dan misi pasangan calon berdasarkan RPJPD tersebut.
“Terkait pelaksanaan debat ini kami bersama para panelis melakukan evaluasi dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan dengan tujuan pelaksanaan debat berikutnya lebih baik dan lebih maksimal,” ujarnya.
Perwakilan Tim Panelis, Khairul Fahmi dalam kesempatan itu mengungkapkan, materi yang disediakan panelis dalam pelaksanaan debat pertama digali dari RPJPD Sumatera Barat yang juga menjadi acuan bagi pasangan calon membuat visi dan misi. Dengan demikian, pihaknya berharap para pasangan calon mampu meng-eksplore visi dan misinya berdasarkan pertanyaan yang disediakan.
“Ini (evaluasi) akan menjadi catatan kami tim panelis sehingga pada debat kedua nanti bisa lebih baik lagi dalam memberikan materi yang mampu menggali kepiawaian pasangan calon untuk menyampaikan visi dan misinya,” ulas Fahmi.
Sementara itu, debat kedua Pilgub Sumatera Barat dijadwalkan akan berlangsung pada Selasa (19/11/2024) mendatang. Debat kedua itu akan mengangkat tema Reformasi Ekonomi, Pengelolaan Sumber Daya Alam dan Pembangunan Infrastruktur Berkelanjutan Untuk Kesejahteraan Rakyat.
Pilgub Sumatera Barat tahun 2024 diikuti oleh dua pasangan calon yaitu pasangan nomor urut 1 Mahyeldi-Vasko Ruseimy dan pasangan nomor urut 2 Epyardi Asda-Ekos Albar. Mahyeldi-Vasko diusung oleh koalisi PKS, Gerindra, Demokrat, PBB dan Partai Perindo sementara Epyardi_Ekos diusung oleh PAN, Golkar, PDIP, Nasdem, Partai Buruh dan Partai Gelora.
Pilgub berlangsung serentak dengan Pilkada Bupati/ Wali Kota di 19 kabupaten dan kota di Sumatera Barat, pemungutan suara akan dilaksanakan pada Rabu 27 November 2027 mendatang. Sebanyak 4.103.084 pemilih akan menggunakan hak pilihnya pada 10.836 Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang tersebar di 179 kecamatan pada 19 kabupaten dan kota. F






