Kota Padang Panjang Peringkat 12 Nasional Kearsipan, Borong 5 Penghargaan BKR & PIK-R
  • Home
  • Berita
  • Kota Padang Panjang Peringkat 12 Nasional Kearsipan, Borong 5 Penghargaan BKR & PIK-R

Kota Padang Panjang Peringkat 12 Nasional Kearsipan, Borong 5 Penghargaan BKR & PIK-R

Peringkat 12

JAKARTA – Kota Padang Panjang kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu kota dengan tata kelola pemerintahan terbaik di Indonesia. Di bawah kepemimpinan Walikota Hendri Arnis, kota kecil yang dikenal dengan sebutan Serambi Mekah ini berhasil meraih berbagai prestasi membanggakan di tingkat nasional.

Prestasi terbaru datang dari bidang kearsipan. Berdasarkan hasil Pengawasan Kearsipan Tahun 2024 oleh Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI), Padang Panjang berhasil menembus peringkat ke-12 nasional dan menjadi yang terbaik di Sumatera Barat dengan nilai 91,51 kategori AA (Sangat Memuaskan).

Penghargaan prestisius tersebut diserahkan langsung oleh Kepala ANRI, Mego Pinandito, kepada Walikota Padang Panjang, Hendri Arnis, dalam acara Penyerahan Sertifikat Akreditasi dan Hasil Pengawasan Kearsipan 2024 di Kantor Arsip Nasional RI, Jakarta, Senin (20/10).

Dalam sambutannya, Mego Pinandito menilai capaian ini merupakan refleksi dari komitmen tinggi Pemerintah Kota Padang Panjang dalam membangun tata kelola arsip yang efektif, transparan, dan modern.

“Nilai yang tinggi menunjukkan komitmen kuat dari Pemerintah Daerah dalam mewujudkan sistem kearsipan profesional yang mendukung penerapan pemerintahan berbasis elektronik (SPBE),” ungkapnya.

Walikota Hendri Arnis yang menerima penghargaan tersebut menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas pengakuan yang diberikan pemerintah pusat. “Alhamdulillah, capaian ini menjadi bukti bahwa kerja keras seluruh jajaran pemerintah daerah membuahkan hasil. Kita berkomitmen membangun sistem administrasi pemerintahan yang tertib, akuntabel, dan adaptif terhadap teknologi,” ujarnya.

Menurut Hendri, pengelolaan arsip bukan sekadar kegiatan administratif, tetapi menjadi fondasi penting bagi pemerintahan yang transparan, efisien, dan berorientasi pada pelayanan publik. “Melalui kearsipan digital, kita memastikan setiap dokumen pemerintahan aman, mudah diakses, dan berdaya guna dalam pengambilan keputusan,” jelasnya.

Nilai 91,51 kategori “Sangat Memuaskan” ini menandai peningkatan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya, di mana Padang Panjang masih berada pada kategori “Memuaskan”.

Capaian tersebut menjadi buah dari kolaborasi lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD), penguatan sumber daya manusia arsiparis, serta optimalisasi Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi (SIKD-T).

Hendri menegaskan, keberhasilan ini bukan akhir, melainkan pijakan untuk memperluas penerapan e-Government di seluruh lini birokrasi. “Kami ingin Padang Panjang menjadi kota percontohan dalam pengelolaan arsip digital di Sumatera Barat dan bahkan nasional,” tegasnya.

Lebih lanjut, Walikota menyampaikan bahwa integrasi antara sistem kearsipan, pelayanan publik, dan pengelolaan keuangan daerah akan menjadi prioritas ke depan. “Kita ingin seluruh proses pemerintahan berlangsung cepat, efisien, dan transparan, sehingga masyarakat merasakan manfaat langsung dari transformasi digital ini,” ujarnya penuh semangat.

Prestasi Padang Panjang di bidang kearsipan ini semakin memperkuat citra kota sebagai daerah dengan tata kelola pemerintahan yang unggul. Namun bukan hanya di bidang administrasi, berbagai sektor lain juga menunjukkan kemajuan berarti.

Salah satunya datang dari bidang pembangunan keluarga dan pemberdayaan remaja. Pada ajang Apresiasi Duta dan Jambore Ajang Kreativitas GenRe Sumatera Barat 2025, Kota Padang Panjang kembali menjadi sorotan dengan memborong lima penghargaan sekaligus dari sepuluh nominasi yang diperebutkan.

Kegiatan yang digelar di Kantor Perwakilan BKKBN Sumbar, Sabtu (18/10), ini menjadi momentum penting bagi para remaja Padang Panjang untuk menunjukkan kreativitas, semangat kolaborasi, dan kepedulian terhadap isu kesehatan reproduksi remaja.

Padang Panjang berhasil membawa pulang lima penghargaan bergengsi, antara lain Juara II kategori PIK-R Percontohan Berani (segmentasi usia 10–14 tahun) oleh PIK-R Qowiyyun Amiin MTs Muhammadiyah, serta Juara I kategori PIK-R Percontohan Beraksi (usia 15–19 tahun) oleh PIK-R DeJavu SMAN 2 Padang Panjang.

Selain itu, Juara III kategori yang sama juga diraih PIK-R Qowiyyun Amiin MAS Kauman, Juara II kategori PIK-R Percontohan Berkolaborasi (usia 20–24 tahun) oleh PIK-R Manggis Saiyo Kelurahan Kampung Manggis, serta Juara II kategori BKR Percontohan oleh BKR Harapan Bunda Kelurahan Balai-Balai.

Kepala Dinas Sosial PPKBPPPA Kota Padang Panjang, Winarno, menyampaikan kebanggaan atas pencapaian tersebut. Menurutnya, keberhasilan ini tidak terlepas dari dukungan dan arahan Walikota Hendri Arnis yang terus mendorong pemberdayaan generasi muda.

“Bapak Walikota selalu memberikan perhatian besar terhadap pengembangan potensi remaja, baik melalui program BKR maupun PIK-R. Hasilnya kini terlihat nyata,” ujarnya.

Ia juga menambahkan, keberhasilan tersebut menjadi motivasi bagi kelompok remaja lainnya untuk aktif berkontribusi dalam pembangunan keluarga dan masyarakat.

Walikota Hendri Arnis pun mengapresiasi para remaja dan pembina yang telah mengharumkan nama daerah di tingkat provinsi. “Remaja adalah investasi masa depan. Pemerintah terus mendukung program yang membentuk karakter, kecerdasan, dan tanggung jawab sosial mereka,” kata Hendri.

Menurutnya, sinergi antara keluarga, sekolah, dan pemerintah merupakan kunci menciptakan generasi muda yang sehat, cerdas, dan berdaya saing. “Program BKR dan PIK-R ini sejalan dengan visi kita membangun Padang Panjang yang berkarakter, berbudaya, dan unggul di era digital,” lanjutnya.

Dengan capaian di bidang kearsipan dan pemberdayaan remaja ini, Padang Panjang meneguhkan diri sebagai kota yang terus berbenah menuju pemerintahan modern dan masyarakat yang berkualitas.

Transformasi digital di birokrasi, disertai pembinaan generasi muda yang progresif, menjadi kombinasi yang memperkuat daya saing daerah.

Walikota Hendri Arnis menegaskan, ke depan Pemko Padang Panjang akan terus memperluas digitalisasi layanan publik dan meningkatkan kapasitas SDM di seluruh sektor pemerintahan.

“Kita ingin setiap prestasi menjadi inspirasi untuk melangkah lebih jauh. Padang Panjang harus terus tumbuh menjadi kota yang efisien, transparan, dan ramah bagi seluruh warganya,” pungkasnya. (de)

Berita Terkait

Leave a Reply