
PADANG – Aldo Agrawira Pratama (23) mahasiswa STIE AKBP korban hanyut saat mandi – mandi di Check Dam Koto Pulai, Kecamatan Kototangah, Padang-Sumbar kemarin, sudah ditemukan Selasa (3/1) pukul 12.20 WIB.
Jasadnya diketemukan 400 meter dari lokasi hilangnya dari Check Dam Koto Pulai, Kecamatan Kototangah, Padang-Sumbar. Korban ditemukan Armedi alias Amaik pengambil pasir di daerah setempat.
Jasad Aldo ditemukan sudah mengapung, terseret air dari bendungan Koto Pulai. Saat ini jasad dibawa ke RS. Bayangkara untuk dilakukan visum.
Korban diketahui bernama Aldo Agrawira Pratama (23) yang merupakan mahasiswa STIE AKBP. Usai mandi-mandi di lokasi yang disebut sebagai ‘Air Terjun Niagara Padang’ bersama empat temannya, korban tidak ditemukan lagi.
Iswandi Muchtar anggota Komisi IV DPRD Padang mengatakan, dengan kejadian ini harusnya masyarakat sadar akan bahaya yang ada di lokasi Check Dam Koto Pulai itu. Masih banyak material besi di sana.
Pemerintah juga tidak bisa disalahkan, karena Pemko melalui Dinas Pariwisata dan Budaya serta PU, jauh hari sudah memberikan imbauan dan peringatan bahkan spanduk di lokasi agar masyarakat tidak mendekati lokasi.
“Kita minta Pemko agar bisa memasang papan larangan yang cukup besar tersebar di beberapa titik di sekitar bendungan Koto Pulai itu. Perlu sosialisasi bersama masyarakat, pemuda setempat agar melarang pengunjung datang ke sana,” sebutnya.
Dari keterangan masyarakat setempat, pengunjung yang datang kebanyakan dari luar. Ia juga minta tangga darurat di sana dibongkar agar tidak ada lagi turun ke check dam Koto Pulai .(baim).






