
PADANG – Koperasi Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Barat segera akan melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT). Koperasi beranggotakan karyawan DPRD dan beberapa anggota DPRD Sumatera Barat ini sempat tidak melaksanakan RAT selama tiga tahun setelah RAT terakhir tahun 2015.
Ketua Koperasi DPRD Sumbar yang juga Sekretaris DPRD, Raflis menyebutkan, RAT terakhir dilaksanakan tiga tahun lalu. Koperasi tersebut sudah berdiri sejak tahun 1983 dengan dua unit usaha yaitu Unit Simpan Pinjam dan unit usaha toko yang menyediakan kebutuhan harian.
“Dalam waktu dekat, koperasi Sekretariat DPRD Sumbar akan menggelar RAT setelah RAT terakhir digelar tiga tahun lalu,” terang Raflis, Senin (16/4).
Dia menyebutkan, perkembangan koperasi terlihat cukup baik dan terus mengalami peningkatan. Dalam kurun waktu 2013 hingga 2016, perkembangan modal koperasi Sekretariat DPRD Sumbar mengalami peningkatan yang lumayan baik. Seiring itu, Sisa Hasil Usaha (SHU) yang dibukukan juga mengalami peningkatan.
Dia merinci, tahun 2013, Koperasi Sekretariat DPRD Sumbar memiliki modal sebesar Rp412 juta. Tahun 2014, modal koperasi naik menjadi Rp478 juta dan naik lagi menjadi Rp582 juta pada tahun 2015.
“Posisi modal terakhir per tahun 2016, tercatat modal koperasi Sekretariat DPRD Sumbar sudah mencapai Rp684 juta,” terangnya.
Peningkatan modal Koperasi Sekretariat DPRD Sumbar, lanjutnya, diantaranya ditopang oleh kenaikan simpanan wajib anggota. Tahun 2014, simpanan wajib anggota tercatat Rp157 juta, naik menjadi Rp166 juta pada tahun 2015 dan terus naik menjadi Rp172 juta pada tahun 2016. Data terakhir, Koperasi Sekretariat DPRD Sumbar menurut Raflis sudah memiliki 172 orang anggota.
Kenaikan modal tersebut berdampak positif kepada peningkatan Sisa Hasil Usaha (SHU). Raflis menyebutkan, pada tahun 2014, koperasi bisa membukukan SHU sebesar Rp88 juta. Kemudian, SHU naik menjadi Rp64 juta pada tahun 2015 dan Rp88 juta pada tahun 2016. (feb)






