
PADANG – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumatera Barat akan mempertimbangkan untuk pemberian sanksi kepada Pengurus Provinsi Persatuan Angkat Berat/Barbel Seluruh Indonesia (PABBSI) Sumatera Barat atau klub tempat Sandra Diana Sari bernaung. Tindakan ini menyusul heboh soal Sandra, atlet angkat berat peraih empat medali emas kejuaraan Asia yang turun ke jalan mengumpulkan uang recehan beberapa waktu lalu.
Ketua Umum KONI Sumatera Barat, Syaiful kepada wartawan dalam konferensi pers, Selasa (16/5) meluruskan, Sandra Diana Sari merupakan atlet angket berat yang mengikuti kejuaraan Asia melalui Pengurus Besar (PB) PABBSI. Segala biaya Sandra dalam kejuaraan itu sudah ditanggung PB PABBSI.
“Karena memang Sandra mengikuti kejuaraan sebagai utusan Indonesia, jadi segala biaya sudah disediakan oleh PB PABBSI,” kata Syaiful.
Namun, setelah bertanding dan meraih medali emas, terjadi aksi itu dan menuding KONI Sumatera Barat tidak membantu sehingga membuat pengurus KONI Sumatera Barat kaget. Dia mengungkapkan, karena insiden itu KONI Sumatera Barat sempat menghubungi PB PABBSI.
“Bahkan dari PB PABBSI pun kaget sebab mereka sudah menyediakan anggaran untuk biaya Sandra,” tambahnya.
Dia menegaskan, Sandra merupakan aset daerah yang harus diselamatkan. Sebagai atlet yang masih muda, perjalanan karirnya masih panjang. Namun, aksi yang dilakukan oleh Sandra dan kawan-kawan bukan semata kesalahan mereka, tetapi ada andil dari klubnya.
“Jadi KONI secara organisasi tentu akan mengambil tindakan, bisa jadi hingga pengenaan sanksi. Apakah kepada klub atau kepada pengprov PABBSI, ini yang akan diplenokan,” ujarnya.
Dalam konferensi pers itu, turut hadir salah seorang pengurus dari PB PABBSI, Irwan Alwi. Dia mengaku kaget mendapat kabar mengenai aksi turun ke jalan mengumpulkan uang recehan tersebut.
“Sandra mengikuti kejuaraan Asia Angkat Berat sebagai atlet Indonesia yang dipilih melalui seleksi nasional (Seleknas) sehingga meraih empat medali emas. Semua biaya untuk mengikuti kejuaraan ditanggung PB PABBSI,” ujarnya.
Meski bagaimanapun, Dewan Penyantun KONI Sumatera Barat Sengaja Budi Syukur menegaskan, Sandra Diana Sari, juga atlet-atlet lainnya tidak akan disia-siakan oleh KONI. Dia berharap, atlet-atlet Sumatera Barat dapat menggenjot prestasi dan memiliki mental yang baik.
“Tidak ada atlet yang akan disia-siakan. Kami berharap agar para atlet terus menggenjot prestasi dan memiliki mental tanding yang baik tidak terpengaruh dengan berbagai persoalan,” sarannya.
Seperti diberitakan sebelumnya, Sandra Diana Sari bersama kawan-kawan dari klub Family Barbell Club (FBC) turun ke jalan mengumpulkan uang recehan untuk membiayai latihan. Sandra meraih empat medali emas pada kejuaraan Angkat Berat tingkat Asia yang diadakan oleh PB PABBSI di Bandung beberapa waktu lalu. (feb)






