MENTAWAI – Korps Indonesia Muda Mentawai (KIMM) menaruh perhatian besar terhadap perkembangan dan masa depan generasi penerus Mentawai. Salah satu kegiatannya adalah mengajarkan pembinaan karakter di salah satu sekolah kejuruan, yakni SMK N 1 Kepulauan Mentawai. SMK tersebut memiliki 4 jurusan, yaitu otomotif, pertanian, pariwisata dan perikanan dengan jumlah siswa-siswi lebih kurang 140 orang.
Ketua KIM Mentawai, Rapta Saleleubaja mengatakan, kegiatan yang dilaksanakan tersebut sudah yang ketiga kalinya. Secara bertahap akan dilakukan kegiatan yang sama secara bergiliran, mulai dari sekolah yang terdekat hingga seluruh sekolah yang ada di empat pulau di Mentawai.
“Pembinaan karakter bagi pelajar sangat diperlukan untuk menghindari agar tidak terjerumus kepada hal-hal negatif, sehingga perkembangan ilmu pendidikan di tubuh generasi muda semakin berkualitas,” kata Rapta kepada padangmedia.com, Sabtu (28/1).
Dikatakan, kegiatan dalam bidang pendidikan tersebut bertujuan untuk memotivasi generasi muda serta memberikan informasi mengenai sekolah kedinasan kepada siswa-siswi yang akan tamat nantinya. Hal itu akan memberikan semangat juang bagi generasi muda untuk terus menimba ilmu karena mereka semua adalah bibit-bibit unggul yang akan membawa prestasi untuk Mentawai.
Adapun materi kegiatan yang disampaikan kepada siswa –siswi itu adalah mengenai sekolah kedinasan, tentang bahaya narkoba, wirausaha, motivasi, pembinaan karakter dan pentingnya kesehatan untuk mencapai cita-cita. Kegiatan itu akan kembali dilakukan sebagai follow up untuk melihat perkembangan sikap dan prestasi anak didik yang sudah dikunjungi.
Sementara, Bidang OKK KIM Mentawai Emil Salim mengatakan, program materi yang diberikan kepada siswa-siswi tersebut bertujuan untuk mengedukasi dan advokasi tentang pendidikan. Para pelajar diharapkan bisa mendapatkan informasi dengan cara membuka diri dengan dunia luar melalui internet. Pentingnya pemanfataan teknologi agar para siswa yang mempunyai keinginan untuk lanjut ke sekolah kedinasan bisa lebih mudah.
“Kita sudah memberikan data beberapa sekolah kedinasan sejak KIMM didirikan bulan Mei 2016 lalu,” sebut Emil.
Emil menyebutkan, STIA Lan Jakarta merupakan salah satu sekolah kedinasan dari total jumlah 84 sekolah kedinasan Kementerian. Sangat disayangkan jika Pemkab Mentawai hanya memberikan beasiswa untuk kuliah di kampus-kampus umum.
Dari berbagai kegiatan yang dilakukan di beberapa sekolah, organisasi KIM mengharapkan ke depan adanya perhatian dari pihak-pihak terkait, khususnya Dinas Pendidikan Kabupaten Kepulauan Mentawai untuk perkembangan pendidikan bagi siswa-siswi Mentawai dengan memilih lembaga pendidikan yang berkualitas. (ers)







