PADANG – Kicauan seribu ekor burung memeriahkan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT RI) ke-70 di Kota Padang. Seribu ekor burung beragam jenis ini saling beradu suara dalam iven “Bird Singing Contest Walikota Padang Cup I” di Museum Adityawarman, Minggu (16/8). Suara burung paling merdu akan menjadi pemenang.
Seribuan burung beragam jenis seperti murai batu, kacer, love bird, kenari, cicak kepala hijau, dan kapas tembak memenuhi pekarangan Museum Adityawarman. Ceracau burung cukup menghidupkan suasana di museum tersebut.
“Suara burung cukup merdu dan indah. Kegiatan ini sangat kita dukung karena tentunya selain memeriahkan HUT RI sekaligus dapat mendatangkan banyak kunjungan ke sini,” kata Walikota Padang, H. Mahyeldi Ansharullah saat membuka acara tersebut.
Disebutkan Walikota, saat ini pariwisata Kota Padang terus berbenah. Pemerintah Kota Padang tengah gencar-gencarnya menggelar beragam agenda pariwisata yang bertujuan agar Padang menjadi destinasi wisata. “Kita mendukung setiap agenda-agenda pariwisata yang mendatangkan orang ramai dan sesuai dengan nilai-nilai masyarakat kita,” tambahnya.
Dalam menggairahkan pariwisata Kota Padang, Walikota Padang berharap dukungan berbagai pihak, termasuk dari masyarakat Kota Padang sendiri. “Kita berharap dukungan seluruh pihak sehingga Padang menjadi ramai. Apalagi sembilan hotel akan berdiri, tentunya kita mesti isi hotel tersebut supaya terisi penuh,” ungkap Mahyeldi.
Digelarnya “Bird Singing Contest Walikota Padang Cup I” ini diharapkan akan terus berlanjut dan menjadi agenda rutin setiap tahunnya. “Kita harapkan ini menjadi agenda tahunan sekaligus agenda kegiatan yang menarik dan besar sehingga dapat menghadirkan pecinta burung di nusantara ini,” sebut Mahyeldi.
Sementara, Ketua Panitia “Bird Singing Contest Walikota Padang Cup I”, Roni Indra menyebut, tujuan digelarnya acara ini untuk meningkatkan animo pariwisata Kota Padang. Selain itu, agenda kegiatan ini sekaligus menjadi momen silturahim antar sesama pecinta burung dari berbagai daerah.
“Ini juga sekaligus dalam rangka menyambut HUT RI ke-70 dan Hari Jadi Kota Padang ke-346,” timpalnya.
Roni mengatakan, peserta tidak hanya berasal dari sejumlah daerah di Sumatera Barat saja. Akan tetapi juga dari luar Sumbar seperti Pekanbaru, Jambi, Dumai dan daerah lainnya. Penilaian pemenang lomba dilakukan berdasarkan durasi suara burung dan nyanyian atau kicauan burung. Pemenang pertama meraih trophy bergilir dan uang tunai sebesar Rp2,5 juta. Pemenang kedua dan ketiga mendapatkan hadiah berupa uang tunai sebesar Rp 2juta dan Rp1,5 juta. “Kegiatan ini akan berkelanjutan setiap tahunnya,” pungkasnya.(der)






