PADANG – Komisi Informasi (KI) Provinsi Sumatera Barat mulai menyidangkan perkara sengketa informasi terkait Padang Industrial Park (PIP). Perkara itu dimohonkan oleh Isa Kurniawan dengan termohon Pemerintah Provinsi Sumatera Barat. Sayangnya, pada sidang Senin (24/10) pagi, pihak Pemohon tidak hadir dan meminta penjadwalan ulang.
“Sidang lanjutan ini kembali ditunda karena pemohon tidak hadir dan meminta penjadwalan ulang Senin depan, ” kata Ketua Majelis Komisioner KI Sumatera Barat, Yurnaldi usai sidang.
Sidang perdana perkara tersebut sudah digelar pada 17 Oktober lalu. Namun, sidang ditunda karena pada saat itu pihak termohon tidak hadir.
Menurut Yurnaldi, sidang perkara sengketa informasi dengan nomor register 14/VIII/KISB-SB/2016 itu masih dalam pemeriksaan awal. Dari pemeriksaan, soal legal standing dan kompetensi relatif dan absolut sudah terpenuhi.
Sidang kedua tersebut menurutnya, merupakan tahap mediasi yang tentunya harus dihadiri oleh ke dua belah pihak. Karena salah satu pihak tidak hadir, sidang terpaksa ditunda.
Dari pihak Pemprov Sumatera Barat selaku termohon dihadiri oleh Syahrul Gian dan Dian Ariyanti sebagai penerima kuasa. Syahrul menjelaskan ketidakhadirannya pada sidang pertama adalah karena belum mendapat surat kuasa dari gubernur.
“Pada sidang pertama kami hadir tetapi belum mendapat surat kuasa dari gubernur dan untuk sidang hari ini dan selanjutnya kami siap, ” tegasnya.
Syahrul mengungkapkan kekecewaan dengan ketidakhadiran pemohon. Padahal, pihaknya sudah siap mengikuti persidangan, setelah mendapatkan surat kuasa dari gubernur sebagai atasan PPID Utama.
Isa Kurniawan mengajukan perkara sengketa informasi ke KI Sumatera Barat terkait aset Pemprov Sumatera Barat di PIP. Pemohon ingin mendapatkan informasi mengenai persoalan aset Pemprov di PIP, apakah masih ada atau tidak.
Pemohon mengajukan perkara tersebut ke KI karena ketika permohonan untuk mendapatkan dokumen terkait aset tersebut tidak terkabul. Isa hanya mendapatkan dokumen aset Pemprov, tetapi di dalamnya tidak ada aset di PIP. (febry)






