Ketua TP PKK, dr. Dian : Seluruh Komponen Harus Berperan Aktif Tangani Stunting
  • Home
  • Berita
  • Ketua TP PKK, dr. Dian : Seluruh Komponen Harus Berperan Aktif Tangani Stunting

Ketua TP PKK, dr. Dian : Seluruh Komponen Harus Berperan Aktif Tangani Stunting

Image

PADANGPANJANG – Seluruh komponen, baik dari pemerintah maupun berbagai elemen masyarakat, diajak untuk berperan aktif menanggulangi kasus stunting di Kota Padangpanjang ini.

Hal tersebut disampaikan Ketua TP-PKK Kota, dr. Dian Puspita Fadly Amran, Sp.JP saat hadir bersama Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW), Nova Era Yanthy Asrul pada kegiatan Audit Kasus Stunting Semester I, Rabu (13/7) di Hall Lantai III Balaikota.

“Inilah tugas kita. Semua bekerja aktif memenuhi gizi anak di Kota Padangpanjang. Memberikan edukasi kepada masyarakat agar kasus stunting bisa ditanggulangi,” ujarnya Dian.

Dikatakannya, salah satu penyebab stunting ialah keluarga berencana (KB) yang tidak sukses. Seperti lahir terlalu dekat, melahirkan terlalu muda atau terlalu dekat, dan terlalu banyak anak. “Itu penyebab risiko stunting juga tinggi,” tuturnya.

Data BKKBN (Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional), sebut Dian, bayi yang lahir dalam dua tahun lebih dari satu di Kecamatan Padangpanjang Barat sebesar 71%. Sedangkan, di Kecamatan Padangpanjang Timur sekitar 28%. “Tugas kita bersama, mari aktifkan lagi KB. Edukasi lagi kepada masyarakat,” ajaknya.

Kepada camat dan lurah, Dian meminta mengaktifkan kader Bina Keluarga Balita (BKB), mengedukasi masyarakat agar tidak ada lagi bayi yang lahir dalam dua tahun, lebih dari satu. Lantaran mengakibatkan kurangnya pemenuhan gizi anak, sehingga berisiko stunting.

“Kalau si ibunya punya anak lagi dalam dua tahun, tentu gizi anak pertama dan kedua tidak ada yang kuat,” ujarnya.

Tingkat pendidikan masyarakat, lanjut Dian, perlu menjadi perhatian. Jangan ada anak yang putus sekolah di Padangpanjang. Hal ini mempengaruhi kecerdasan dan pola pikir. Saat menjadi orang tua, dikhawatrikan mereka yang tidak bisa merawat dan melindungi anak dari risiko stunting. (de)

Berita Terkait

Leave a Reply