Ketua DPRD Sumbar Supardi Prihatin Masih Ada Stunting di Kota Payakumbuh
  • Home
  • Berita
  • Ketua DPRD Sumbar Supardi Prihatin Masih Ada Stunting di Kota Payakumbuh

Ketua DPRD Sumbar Supardi Prihatin Masih Ada Stunting di Kota Payakumbuh

Image

PAYAKUMBUH – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD(  Sumatera Barat Suparti merasa  prihatin masih ada 80 orang anak-anak stunting (kurang gizi) di kecamatan Payakumbuh Timur. Sedangkan  9 orang diantaranya ada di kelurahan Padang Tangah tempat dimana Ketua DPRD ini melakukan kunjungan Safari Ramadhan, Minggu malam (2/4).

Keprihatinan itu diungkapkan SUpardi, SH  dalam sambutannya sebagai ketua Tim III Safari Ramadhan Provinsi Sumbar di Masjid Al Falah Kota Payakumbuh. “Kondisi ini cukup memprihatinkan, Jadi butuh kepedulian sosial diantara kita semua agar tidak ada lagi stunting di Sumatera Barat, khususnya Payakumbuh,” ujarnya.

Supardi menambahkan,  saat ini ada trend positif di kota Payakumbuh berlomba-lomba membangun masjid yang indah dan menawan. Hal ini terlihat nyata diberbagai tempat di kota ini. Namun sejatinya, masyarakat mampu di daerah ini juga didorong untuk meningkatkan kepedulian sosial terhadap keluarga tidak mampu.

“Dengan kepedulian sosial ini, kita berharap tidak ada lagi  warga kurang mampu disekitar kita. Sehingga tidak ada lagi anak-anak yang kurang gizi dan lain sebagainya,”  harap Supardi.

Supardi juga tegaskan kemajuan sebuah kota tidak terlepas dari pembinaan moral kebaikan dan kecerdasan bagaimana mempersiapkan generasi mendatang sebagai pelanjut pembangunan kedepannya.

“Mari kita jadikan masjid sebagai wadah ibadah dan pembinaan generasi muda kita, generasi z dekat dengan masjid yang penuh dengan kemajuan teknologi informasi agar mereka tidak terpengaruh hal-hal yang negatif menyesatkan,” terangnya.

Pimpinan Bank Nagari Syafrizal CH dalam kesempatan tersebut juga menyampaikan, bank Nagari peduli akan pembangunan masjid dengan program CSR nya.

“Semakin banyak dukungan keikutsertaan jadi nasabah bank nagari tentunya nilai bantuan CSR akan pembangunan masjid dan lainnya sebagainya juga akan meningkat jumlahnya. Karena itu kami mengajak masyarakat kota Payakumbuh untuk menjadi nasabah bank nagari, banknya urang awak”, himbaunya.

Sementara itu ketua masjid Al Falah Pakan Selasa Kelurahan Padang Tangah Andra Depruandy Andra,SH menyampaikan semangat masyarakat membangun masjid Al Falah sangatlah tinggi.

“Kami punya semangat berhimpun dana pembangunan masjid dengan istilah S3( Sedekah Seribu Sehari) setiap jemaah dan masyarakat sekitar masjid Al Falah. Dan kita juga punya donatur tetap yang rata-rata sebulan terkumpul uang sebesar Rp. 10 juta,” katanya.

Andra juga menyampaikan, saat ini pelaksanaan pembangunan fisik telah mencapai 20 persen dengan jumlah dana yang telah terserap sebesar Rp. 719 juta dari RHB sebesar 4,3 Miliar.

“Pembangunan perluasan Masjid Al Falah dimulai pada tanggal 13 Maret 2022 yang diletakan batu pertamanya oleh Wakil Walikota Payakumbuh. Untuk menyelesaikan pelaksanaan pembangunan ini kita tentu berharap sumbangan, bantuan dan hibah dari berbagai kalangan, sehingga percepatan pemvangunan ini dapat terlaksana dengan baik “, harapnya.

Dalam kesempatan tersebut Ketua DPRD Sumbar Supardi,SH menyerahkan bantuan hibah pemprov Sumbar untuk pembangunan masjid Al Falah dan masjid Al Akbar masing-masing sebesar Rp 50 juta begitu juga dari Bank Nagar senilai Rp. 10 juta.  (*/n)

Berita Terkait

Leave a Reply