Ketua DPD PPNI Mentawai Lantik 6 DPK

Ketua DPD PPNI Mentawai Lantik 6 DPK

MENTAWAI – Ketua DPD Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Mentawai melantik enam Dewan Pengurus Komisariat (DPK) yang berada di 10 kecamatan Kabupaten Kepulauan Mentawai masa bhakti 2015-2020. Sementara, 7 DPK lagi akan menyusul pelantikannya.

Hal itu disampaikan Ketua PPNI Kabupaten Kepulauan Mentawai, Ns. Teodora Munte S.Kep usai pelantikan sekaligus merayakan HUT PPNI ke 44 di aula Graha Viona Km.7 Tuapeijat, Jumat (16/3).

Dikatakan, jumlah perawat yang sudah memiliki legalitas Surat Registrasi Tanda Perawat (STR) di Kabupaten Kepulauan Mentawai sebanyak 248 dan yang belum sebanyak 152 orang. Sementara, perawat yang sudah menjadi PNS di Mentawai sebanyak 188 dan selebihnya masih sebagai tenaga kontrak dan sukarela.

“Jadi, total jumlah keseluruhan perawat yang berada di 10 kecamatan Kabupaten Kepulauan Mentawai itu sebanyak 400 orang perawat,” ucapnya.

Program ke depan, kata Teodora, profesi perawat di Mentawai siap membangun kesehatan masyarakat agar masyarakat bisa mandiri terhadap kesehatannya. Pembangunan kesehatan tersebut sebagai kebutuhan manusia, baik kebutuhan sosiologi, rasa aman, rasa dicintai dan harga diri yang didapat pada individu serta kelompok.

DPD PPNI Mentawai berkomitmen membentuk gerakan perawat dalam mendukung praktek keperawatan mandiri di Kabupaten Kepulauan Mentawai untuk mensejahterahkan masyarakat serta memandirikan masyarakat di bidang kesehatan.

Sebelumnya PPNI di Mentawai sudah ada, namun belum maksimal berjalan. Akhirnya, pada 14 Oktober 2016 kembali dibentuk kepegurusan yang baru. Program DPD PPNI ke depan akan diupayakan bisa berjalan dengan semestinya, selayaknya sebagai wadah organisasi perawat untuk meningkatkan kualitas perawat dalam memanejemen, baik dari pusat wilayah, provinsi, kabupaten, dan kecamatan hingga ke pelosok Mentawai.

Selain itu, ia juga meminta kepada pemkab dan pusat untuk mengangkat perawat profesional yang sudah lama mengabdi untuk menjadi PNS, sehingga kebutuhan tenaga di puskesmas dan rumah sakit dapat terpenuhi. Untuk membangkitkan kembali PPNI di Mentawai sangat butuh perjuangan panjang, sehingga organsisasi keperawatan bisa kembali berjalan sesuai yang diharapkan bersama, demi kepentingan pelayanan kepada masyarakat Bumi Sikerei.

Kegiatan pelantikan pengurus DPK dan HUT PPNI itu dihadiri Sekdakab Mentawai, Ketua DPW PPNI Provinsi Sumbar, Kepala Dinas Kesehatan Mentawai, staf ahli, Ketua PPNI Mentawai, pengurus PPNI, pengurus DPK kecamatan serta para perawat se Kabupaten Kepulauan Mentawai. (ers)

Berita Terkait

Leave a Reply