
BUKITTINGGI – Sejumlah unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Bukittinggi menjalani tes swab, Senin (28/9/2020).
Tes swab tersebut dilakukan karena sempat kontak erat dengan Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Bukittinggi Ruzi Haryadi yang terkonfirmasi positif berdasarkan hasil uji swab yang keluar pada Minggu (27/9).
“Hasil swab Ketua Bawaslu keluar kemarin dan positif. Hari ini, Forkopimda Kota Bukittinggi menjalani tes swab karena sempat kontak erat,” kata Wakil Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Bukittinggi Ibentaro Samudra.
Dia memaparkan, berdasarkan informasi dari Ketua Bawaslu kepadanya, sekitar 11 hari sebelumnya, yang bersangkutan kedatangan tamu dari Jakarta.
“Tamu tersebut menyampaikan bahwa ia terkonfirmasi positif setelah pulang dari Bukittinggi. Ketua Bawaslu langsung melakukan tes swab dan hasilnya positif,” terangnya.
Ibentaro menambahkan, selain dari Bawaslu, dia juga sedang mengumpulkan data terkait kemungkinan adanya positif Covid-19 dari unsur Komisi Pemilihan Umun (KPU) Kota Bukittinggi. Namun masih dilakukan pengumpulan informasi.
Terpisah, Kapolres Kota Bukittinggi AKBP Dody Prawiranegara, mengakui dirinya mengikuti tes swab bersama Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari). Dia mengungkapkan, pada saat kegiatan bersama Ketua Bawaslu Kota Bukittinggi pada Sabtu (26/9) duduk berdekatan dan sempat kontak erat.
“Karena Ketua Bawaslu positif, hari ini saya mengikuti tes swab dan mengisasi diri sampai hasil tes keluar,” sebut Dody.
Dody mengingatkan, kasus positif pada orang tanpa gejala tidak diketahui. Bagi yang sempat kontak erat sebaiknya melakukan tes swab dan mengisolasi diri sampai hasilnya keluar.
“Sebaiknya menahan diri sampai hasil uji swab keluar. Sebab bisa membahayakan jika ternyata positif, membuat penyebaran Covid-19 semakin meluas,” katanya.
Sementara itu, sampai hari Senin (28/9/2020) total kasus positif Covid-19 di Kota Bukittinggi berdasarkan data gugus tugas Covid-19 Provinsi Sumatera Barat mencapai 418 orang. Sudah dinyatakan sembuh sebanyak 80 orang dan meninggal dunia 7 orang. (Yd/Feb)






