AGAM – Malalak, adalah kecamatan termuda yang ada di Agam. Namun, masyarakat disana tidak mau ketinggalan memajukan kesenian tradisi.
Camat Malalak, Harmezi, Minggu (20/12), kepada Padangmedia.com, mengatakan, sebagai kecamatan kesenian tradisi yang cukup berkembang adalah tambua tansa.
“Setiap malam minggu, Kelompok Kesenian Bukik Malanca, Malalak Timur, kini aktif melakukan latihan di halaman Kantor Camat Malalak,” ujarnya.
Di samping latihan tambua tansa, kelompok tersebut aktif melakukan latihan silat. Silat yang mereka tekuni adalah silat tradisi. Silat tradisi memang sudah berkembang di tengah masyarakat sejak lama. Namun, belum terorganisir dengan baik.
Dikatakan Harmezi, ke depannya akan mengupayakan pembentukan sasaran silat, yang dikelola dengan baik oleh sebuah kepengurusan.
Yang menjadi pemicu kebangkitan Kesenian dan silat tradisi adalah gencarnya pihak terkait di Agam melakukan pembinaan. Sebagai sebuah kecamatan baru di daerah itu, Anak Nagari Malalak juga ingin mendapatkan pembinaan,agar mereka bisa sejajar dengan kecamatan lain di segala bidang,termasuk di bidang kesenian tradisi, dan silat.
“Langkah awal kami bersama tuo silek dan pencinta kesenian tradisi, akan membentuk kelompok kesenian tradisi. Kemudian kami akan memohon pembinaan lebih lanjut dari SKPD terkait,”tutupnya. (fajar)







