
PADANGPANJANG – Dimasa pandemi Covid-1 mendorong lahirnya berbagai inovasi dan kreativitas di sejumlah sekolah di Kota Padangpanjang. Proses belajar mengajar berbasis digital bermunculan. Seperti Spenfive TV, si Rachel SMPN 6, Resfour FM SMPN 4 serta berbagai kreativitas belajar yang mengandalkan IT di sejumlah sekolah dasar dan sekolah menengah.
Alhasil, nama Padangpanjang menjadi harum dan menarik perhatian Kementerian Pendidikan, Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbud Ristek). Inovasi dan kreativitas tersebut dipuji Direktur Jenderal PAUD Pendidikan Dasar (Dikdas) dan Pendidikan Menengah (Dikmen) Kemendikbud Ristek, Jumeri, STP, M.Si setelah melihat secara langsung lewat kunjungannya ke Kota Serambi Mekkah ini, Selasa (25/5).
“Inovasi yang luar biasa di Kota Padangpanjang, saya berharap baik SD, SMP, SMA, SMK, bisa memanfaatkan inovasi ini untuk meningkatkan pembelajaran pada masa pandemi dan meningkatkan digitalisasi sekolah,” kata Jumeri yang turut didampingi Wakil Walikota, Drs. Asrul, Asisten II, Martoni, S.Sos, M.Si, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Drs. M. Ali Tabrani, M.Pd dan pejabat terkait lainnya.
Dikatakannya lagi, bila setiap daerah memiliki langkah serupa seperti sekolah-sekolah di Padangpanjang, percepatan digitalisasi sekolah di Indonesia akan semakin terakselerasi.
“Kita berharap praktek baik di Padangpanjang bisa diimplementasikan di daerah-daerah lain untuk mempercepat digitalisasi sekolah yang pada gilirannya memeratakan akses, meningkatkan mutu pembelajaran dan SDM di Indonesia,” ungkapnya.
Sementara itu, Wawako Asrul menyampaikan, terima kasih atas kunjungan Dirjen Jumaidi bersama rombongan. Asrul mengatakan Pemko selalu memberikan dukungan kepada sekolah-sekolah agar berinovasi. “Dengan adanya kolaborasi antara pusat dan daerah, kita yakin digitalisasi sekolah akan terwujud dengan sempurna dalam peningkatan mutu pembelajaran,” ujarnya. (de)







