Kemenag Imbau Waspadai Penipuan dalam Bentuk Tawaran Beasiswa
  • Home
  • Berita
  • Kemenag Imbau Waspadai Penipuan dalam Bentuk Tawaran Beasiswa

Kemenag Imbau Waspadai Penipuan dalam Bentuk Tawaran Beasiswa

Kantor Kemenag. (ilustrasi)
Kantor Kemenag. (ilustrasi)

JAKARTA – Kementerian Agama melalui Direktorat Jenderal (Ditjen) Pendidikan Islam (Pendis) mengimbau  satuan kerja (satker) madrasah dan  Raudatul Atfal (RA) se Indonesia berhati-hati terhadap penipuan pendataan dan pemberian bantuan beasiswa kepada siswa-siswi berprestasi. Ditjen Pendis  tidak pernah menyampaikan surat edaran, baik  melalui situs web ataupun surat elektronik (surel), seperti yang saat ini banyak diterima oleh madrasah.

Menurut Kasubbag Publikasi dan Humas Ditjen Pendis Muhtadin di Jakarta, Senin (21/8), modus penipuannya adalah dengan mengirimkan surat ke RA dan Madrasah untuk meminta nama-nama siswa berprestasi yang ada di madrasah. Selanjutnya, data tersebut akan dipergunakan untuk suatu kepentingan tertentu.

“Yang kita khawatirkan, data itu dipergunakan untuk meminta mengirimkan sejumlah uang sebagai pembayaran atau semacam pungutan liar ke rekening tertentu dengan berbagai alasan,” katanya seperti dilansir dari laman Kemenag.

Muhtadin mengingatkan, jika madrasah atau masyarakat umum menerima surat pemberitahuan atau surat edaran sejenis, maka jangan memberikan respon dengan janji-janji dan penawaran yang berasal dari orang atau alamat surel yang  tidak ketahui atau meragukan. Selain itu, jangan beri data pribadi atau data keuangan kepada siapapun yang tidak dikenal atau dipercaya.

Masyarakat dan instansi pendidikan juga diminta mewaspadai terhadap informasi dari alamat akun yang  bukan resmi milik lembaga serta mengkonfirmasi dan mengkoordinasikam dengan menghubungi bagian yang bersangkutan untuk menanyakan kebenaran surat yang diterima.  (rin/*)

Berita Terkait

Leave a Reply