PADANG- Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Barat daerah pemilihan Kabupaten Pesisir Selatan dan Kabupaten Kepulauan Mentawai Bakri Bakar menyampaikan apresiasi atas keberhasilan Mentawai melepaskan status daerah tertinggal. Ke depan, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat diminta untuk mengambil langkah-langkah nyata dalam mendorong percepatan pembangunan di daerah kepulauan tersebut.
“Mentawai berhasil melepaskan status daerah tertinggal, ini harus kita apresiasi. Namun ke depan percepatan pembangunan di daerah kepulauan tersebut harus terus didorong oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Barat,” kata Bakri Bakar.
Bakri Bakar berharap, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Mentawai bisa membangun kolaborasi dan sinergitas yang lebih baik lagi dengan pemerintah provinsi. Sebaliknya, Pemprov Sumatera Barat pun hendaknya memberikan perhatian lebih besar ke Mentawai.
Dia meminta, dalam pembahasan anggaran di masa yang akan datang, Pemprov Sumatera Barat hendaknya memberikan perhatian khusus untuk Mentawai. Alokasi anggaran untuk program pembangunan di Kepulauan Mentawai hendaknya ditingkatkan.
Bakri Bakar menambahkan, beberapa hal mendesak yang perlu mendapat perhatian serius antara lain terkait pelayanan Kesehatan. Dengan topografi daerah yang terdiri dari pulau-pulau, masyarakat masih menemukan kendala dalam akses layanan Kesehatan.
“Setidaknya harus tersedia ambulan laut khusus yang siaga di seluruh pulau untuk mobilisasi pasien baik antar pulau maupun yang harus dirujuk ke rumah sakit di Padang,” katanya.
Dia meminta agar Pemkab Mentawai dan Pemprov Sumatera Barat membangun koordinasi dan sinergi dalam perencanaan pembangunan di daerah itu. Kemudian, hendaknya juga membangun komunikasi dengan anggota DPR RI dan DPD daerah pemilihan Sumatera Barat serta ke pemerintah pusat.
“Harus melibatkan anggota DPR dan DPD RI untuk melobi pemerintah pusat agar mendapatkan alokasi anggaran dari APBN, ini tentunya melalui kerja sama dan koordinasi yang baik antara Pemkab dan Pemprov dalam perencanaannya sehingga sinergi dengan rencana pembangunan nasional,” ujarnya. F







