
PADANG – Setelah sebelumnya Kelompok Barongsai Himpunan Keluarga Tjoa & Kwa di Kota Padang, Sumbar sukses mendulang prestasi pada ajang Kejuaraan Barongsai Internasional di Hongkong, September 2012 lalu. Kini, kelompok tersebut kembali akan berlaga di Malaysia pada 26 sampai 28 Desember 2015 mendatang.
Hal itu dikatakan pemimpin kelompok/tim Barongsai Himpunan Keluarga Tjoa & Kwa Padang, Iswanto Kwara, Selasa (22/12) kepada padangmedia.com. Menurut Iswanto, untuk tim yang akan berangkat 24 Desember besok ke negara tetangga, Malaysia, dari tim barongsai Himpunan Keluarga Tjoa & Kwa akan menurunkan 11 orang atlet untuk mengharumkan nama baik Indonesia, khususnya Kota Padang, Sumbar, ucap Ko Wan, panggilan akrabnya.
Dikatakan,Tim Barongsai Himpunan Keluarga Tjoa & Kwa yang diberangkatkan kali ini bisa dikatakan masih sangat muda dan baru perdana main di kancah pertandingan kejuaraan Barongsai. Pasalnya, tim atau kelompok yang sebelumnya telah sering bertanding dan sudah pensiun. Tim senior itu telah mengharumkan nama Indonesia dan daerah saat berlaga pada International Lion Dance Championship Adidas World Cup di Hongkong.
Beberapa atlet atau pemain di antaranya Steve Pratama, Dedy Susanto (pemain barongsai), Tony Syofian, Felix Ilyus, Edo Pratama, Anif dan Steven Sadlie (pemain musik). Kemudian, official antara lain, Freddy, Herman, France dan Iswanto Kwara. Pada kejuaraan nantinya, belum ada target karena ini memang perdana bagi mereka.
“Akan tetapi, kita akan berusaha bermain semaksimal mungkin setelah dua bulan lamanya berlatih. Kami belum ada target, tapi penuh harapan. Semoga berhasil. Kemudian, usai pertandingan di Malaysia, nantinya Tim Barongsai Himpunan Keluarga Tjoa & Kwa ini juga akan kita persiapkan untuk eksibisi PON Jawa Barat 2016. Kita berharap melalui pertandingan yang akan mereka ikuti di Negeri Jiran itu bisa memupuk semangat dan mental tanding mereka pada PON nanti,” ungkap Ko Wan.
Pada kejuaran di Negeri Jiran Malaysia itu, katanya, selain kelompok Barongsai Himpunan Keluarga Tjoa & Kwa dari Kota Padang, kelompok lainnya yang turut serta seperti kelompok Daya Bersama dari Jakarta. Dua kelompok tersebut mewakili Indonesia namun membawa nama daerah masing-masing dan atas nama Negara Indonesia.
“Dalam pertandingan nanti, kita tidak gabung dengan Tim Jakarta. Tentu semua gerakan dan atraksi masing-masing tim itu berbeda,” tutupnya. (baim)






