
AGAM – Kecelakaan maut terjadi di malam pergantian tahun baru, yakni di jalan lintas Maninjau menuju Lubuk Basung. Tepatnya di Simpang Bandar Baru, Nagari Lubuk Basung, Kecamatan Lubuk Basung, Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Korbannya masih berusia di bawah umur, Fadil Ramadan (11), Warga Kampung Parit, Jorong III Nagari Garagahan, Kecamatan Lubuk Basung. Ia berstatus sebagai pelajar di SD 26 Sangkir, Lubuk Basung.
Dari pantauan padangmedia.com, Fadil Ramadhan meregang nyawa setelah sempat diberi pertolongan medis di RSUD Lubuk Basung sekitar pukul 02.11 WIB, Jumat (1/1). Fadil mengalami pendarahan hebat di kepala hingga nyawanya tak tertolong.
Korban lainnya, Faisal Hamid (16), warga Titisan tunggang, Nagari Lubuk Basung, Kecamatan Lubuk Basung. Ia masih berstatus sebagai pelajar di Mtsn 1 Titisan tunggang. Faisal Hamid mengalami patah tulang di tangan kiri serta luka robek di dahi. Rencananya, pagi ini korban akan dirujuk ke Rumah Sakit M Djamil Padang.
Kecelakaan terjadi sekitar pukul 00:15 WIB ketika Faisal Hamid mengendarai sepeda motor Supra X Warna Merah. Korban membonceng Fadil Ramadhan dengan kecepatan tinggi serta melakukan aksi balap-balapan dari arah Maninjau usai memeriahkan acara tahun baru.
Akibat tingginya kecepatan, Faisal Hamid tidak mampu mengendalikan kendaraannya. Keduanya terpental keluar dari badan jalan.
Salah seorang warga yang berada di lokasi kejadian tersebut, kepada padangmedia.com menerangkan, ada beberapa sepeda motor dari arah Maninjau menuju Lubuk Basung melakukan aksi balap-balapan dengan kecepatan tinggi. Tiba-tiba, tepat di simpang bandar baru, terlihat satu motor sudah terpental dan salah seorang pengendaranya terpental ke bandar kali.
“Saya melihat salah satu korban sudah berada di dalam bandar kali dengan kondisi tak sadarkan diri. Sementara, yang mengendarai motor masih bisa bicara saat dilakukan evakuasi oleh masyarakat sekitar sebelum dibawa ke RSUD Lubuk Basung,” ujar seorang masyarakat yang enggan disebutkan namanya. (fajar)






