
PADANG- Kota Padang berencana akan memberlakukan kembali bekerja dari rumah atau work from home (WFH). Ancang-ancang WFH itu dipertimbangkan mengingat kasus positif Covid-19 yang terus mengalami lonjakan terutama dalam beberapa hari terakhir.
Rencana WFH tersebut disampaikan Wali Kota Padang Hendri Septa, Jumat (2/7/2021). Melalui laman Kominfo Kota Padang, Hendri Septa menyebutkan berencana akan menyurati seluruh perusahaan yang beroperasi di Kota Padang.
“Jika hingga minggu (pekan) depan angka positif masih tinggi, kami akan kirim surat imbauan kepada seluruh perusahaan di Padang untuk memberlakukan WFH kepada karyawannya,” ungkap Hendri Septa mengutip laman Kominfo Kota Padang.
Hendri juga terus mengajak warga agar tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan. Dia mengingatkan, saat ini varian Covid-19 jauh lebih berbahaya dari sebelumnya.
“Ada varian baru (Covid-19) yang jauh lebih berbahaya dari sebelumnya, kita antisipasi itu dengan taat prokes,” imbaunya.
Dia mengingatkan warga yang ke luar rumah agar selalu memakai masker supaya terhindar dari terpapar virus corona serta tidak ikut menularkan kepada orang-orang terdekat.
Fasilitas Isolasi 95 Persen Terisi
Masih di laman tersebut, Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang Feri Mulyani Hamid menyebut, fasilitas isolasi yang disediakan di kawasan Koto Tangah hampir terisi penuh. Perumahan nelayan yang dijadikan sebagai pusat isolasi itu sudah terisi sekitar 95 persen.
Dia mengimbau, warga yang merasakan gejala demam, batuk dan flu seperti gejala terpapar Covid-19 untuk segera melakukan pemeriksaan kesehatan dan melakukan pengambilan sampel swab ke Puskesmas terdekat. Kemudian, sampai hasil uji swab keluar hendaknya melakukan isolasi mandiri.
Sementara itu, data Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Provinsi Sumatera Barat, terjadi lonjakan kasus positif Covid-19 beberapa hari terakhir. Dari lonjakan tersebut, Kota Padang teratas dengan kenaikan kasus harian yang cukup tajam.
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Sumbar Jasman Rizal merinci perkembangan harian Covid-19 tersebut di situs resmi Pemprov, www.sumbarprov.go.id.
Pekan ini, lonjakan kasus Covid-19 mulai terjadi pada Rabu (30/6/2021). Terjadi penambahan positif sebanyak 452 orang. Sebanyak 228 orang diantaranya berasal dari Kota Padang.
Peningkatan terus berlanjut pada Kamis (1/7/2021) dengan tambahan 553 kasus positif baru. Dari jumlah tersebut, yang berasal daru Kota Padang tercatat 301 orang.
Pada Jumat (2/7/2021), terjadi lagi penambahan sebanyak 455 orang positif Covid-19 di Sumbar. Kota Padang tetap yang tertinggi dengan tambahan 229 orang.
Total kasus positif Covid-19 di Sumbar sampai hari ini berjumlah 52.190 kasus. Dari jumlah tersebut sudah dinyatakan sembuh sebanyak 47.460 orang atau 90,94 persen dan meninggal 1.201 orang atau 2,30 persen. Sisanya menjalani perawatan di berbagai rumah sakit atau melakukan isolasi. (Febry)






