
PADANG- Kasus positif aktif Covid-19 di Sumatera Barat terpantau semakin turun. Sabtu (11/9/2021), tercatat kasus aktif tersisa 3.281 orang atau 3,72 persen dari total kasus positif.
Juru Bicara Satuan Tugas (Swtgas) Penanganan Covid-19 Provinsi Sumatera Barat Jasman Rizal menyebutkan, tambahan baru kasus positif pada Sabtu sebanyak 126 orang. Ditemukan dari hasil pemeriksaan 2.499 sampel swab PCR oleh tim labor di bawah pimpinan Dr Andani Eka Putra.
“Hari ini bertambah 126 orang kasus positif baru. Jumlah kasus positif aktif tercatat 3.281 orang,” kata Jasman, Sabtu malam.
Dari rincian sebaran kasus positif baru yang disampaikan, Kota Padangpanjang menjadi daerah dengan penambahan terbanyak yaitu 43 orang. Sedangkan Kota Padang yang sebelumnya selalu mendominasi, hari ini bertambah 27 orang.
Tambahan lainnya berasal dari Kabupaten Pasaman sembilan orang, Kota Bukittinggi tujuh orang. Kabupaten Agam dan Solok Selatan masing-masing bertambah enam orang.
Kemudian di Kota Sawahlunto,
Kabupaten Limapuluh Kota dan Kabupaten Tanahdatar dan Padang Pariaman terjadi penambahan masing-masing lima orang. Di Kota Solok, Kabupaten Solok dan Pasaman Barat masing-masing dua orang. Lainnya, masing-masing satu orang dari Kota Payakumbuh, Kabupaten Sijunjung, Pesisir Selatan, Kepulauan Metawai dan Kabupaten Dharmasraya.
“Dengan tambahan hari ini maka total kasus positif Covid-19 di Sumbar berjumlah 88.189 orang,” jelasnya.
Dari jumlah kasus positif tersebut, sudah dinyatakan sembuh sebanyak 82.850 orang, di mana hari ini pasien sembuh bertambah 267 orang. Sehingga tingkat kesembuhan pasien positif Covid-19 sudah mencapai 93,95 persen dari total kasus.
Namun demikian, laporan kasus positif yang meninggal juga masih ada sebanyak tujuh orang. Rinciannya, dua orang dari Kota Padang dan masing-masing satu orang dari Kota Pariaman, Kabupaten Padang Pariaman, Agam, Sijunjung dan Kabupaten Kepulauan Metawai.
“Total kasus positif yang meninggal sampai hari ini berjumlah 2.058 orang atau 2,33 persen dari total kasus,” paparnya.
Mengingat kondisi penyebaran Covid-19 yang masih terjadi, Jasman menegaskan, agar masyarakat meningkatkan kedisiplinan menerapkan protokol kesehatan.
“Kunci utamanya tetap protokol kesehatan, agar penyebaran Covid-19 bisa ditekan. Ayo disiplin, memakai masker dan menjaga jarak serta menghindari kerumunan,” kata Jasman.
Dia melihat, penurunan kasus positif dalam beberapa waktu terakhir, tidak lepas dari semakin membaiknya kesadaran masyarakat untuk disiplin mematuhi protokol kesehatan yang telah dianjurkan pemerintah.
“Penerapan protokol kesehatan semakin membaik, sehingga penyebaran virus terus menurun. Tetap disiplin sampai Covid-19 benar-benar hilang,” lanjutnya.
Selain itu, Jasman juga mengingatkan, masyarakat yang belum divaksin Covid-19 agar segera mendaftarkan diri untuk mendapatkan vaksinasi. Hal itu sebagai upaya mengurangi risiko kesehatan ketika terpapar Covid-19.
“Dengan vaksinasi, kekuatan imun tubuh akan meningkat sehingga dapat mengurangi risiko kematian atau kondisi lebih parah ketika terpapar Covid-19. Segera datangi fasilitas layanan vaksinasi untuk mendaftarkan diri mendapatkan suntik vaksin,”tutupnya. (Pebri)






