
PADANG- Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Provinsi Sumatera Barat mencatat total kasus positif aktif per Jumat (1/10/2021) sebanyak 883 orang. Meski demikian, penambahan kasus baru masih ditemukan, termasuk juga laporan kasus positif meninggal dunia.
Juru Bicara Satgas Covid-19 Provinsi Sumbar Jasman Rizal menyampaikan, pada Jumat (1/10) terjadi penambahan kasus positif baru sebanyak 66 orang.
“Hasil pemeriksaan tim labor terhadap 1.740 sampel swab PCR ditemukan positif sebanyak 66 orang,” kata Jasman, Jumat malam.
Jasman menguraikan, dengan tambahan tersebut maka total kasus positif Covid-19 di Sumbar sepanjang masa pandemi berjumlah 89.342 orang.
Seiring itu, juga ada laporan pasien yang sudah dinyatakan sembuh setelah dua kali konversi negatif sebanyak 92 orang pada Jumat. Sehingga dari total kasus positif, sudah dinyatakan sembuh sebanyak 86.336 orang atau 96,64 persen.
Namun demikian, lanjutnya, laporan kasus positif Covid-19 yang meninggal juga masih ada sebanyak tiga orang. Berasal dari Kota Sawahlunto satu orang dan Kabupaten Pasaman Barat dua orang. Dengan demikian, total kasus kematian akibat Covid-19 selama pandemi berjumlah 2.123 orang atau 2,38 persen.
“Kasus positif aktif tersisa 883 orang atau 0,99 persen, saat ini ada yang menjalani perawatan di rumah sakit dan ada yang isolasi mandiri,” sebutnya.
Jasman merinci, 66 kasus tambahan baru, didominasi oleh Kota Padang yang bertambah 38 orang dan Kabupaten Pasaman Barat 10 orang. Sisanya, dari Kabupaten Solok Selatan 4 orang dan Kabupaten Pasaman 3 orang.
Kemudian dari Kota Bukittinggi 2 orang, Kabupaten Agam 2 orang dan
Kabupaten Limapuluh Kota juga 2 orang. Serta masing-masing 1 orang dari Kota Solok, Kota Sawahlunto, Kota Pariaman, Kabupaten Tanahdatar dan Kabupaten Dharmasraya.
Sedangkan 92 orang pasien sembuh, dari Kabupaten Kepulauan Mentawai 27 orang, Kota Padang 16 orang dan Kabupaten Solok Selatan juga 16 orang.
Selanjutnya dari Kabupaten Pasaman 6 orang, Kabupaten Agam 6 orang dan Kabupaten Pasaman Barat 6 orang. Dari Kota Payakumbuh 4 orang, Kabupaten Limapuluh Kota 3 orang serta masing-masing 2 orang dari Kota Padangpanjang, Kota Pariaman, Kabupaten Solok dan Kabupaten Tanahdatar. (Febry)






