
MENTAWAI – Bupati Kepulauan Mentawai Yudas Sabaggalet mengapresiasi manajemen BNI yang membuka Kantor Cabang Pembantu (KCP) di wilayah pemerintahannya. Kehadiran KCP BNI di Mentawai diharapkan bisa memperlancar perputaran ekonomi sekaligus membantu Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di daerah itu sehingga bisa semakin kondusif dan berkembang pesat.
“Keberadaan KCP BNI di Kabupaten Kepulauan Mentawai sangat mendukung UKM, baik berupa pemberian kredit modal kerja atau kredit investasi maupun produk simpanan, sehingga dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Bumi Sikerei,” kata Yudas pada sambutannya di halaman Dishubkominfo, Jumat (21/10).
Dikatakan, selama ini perputaran uang di Kabupaten Kepulauan Mentawai tidak terlalu berdampak signifikan. Hal itu disebabkan lebih banyak beredar perputaran uang di luar Mentawai. Karena itu, dengan keberadaan BNI di Mentawai hendaknya dapat menumbuhkembangkan kreatifitas dan inovasi.
Ia menyatakan terima kasih kepada pihak BNI yang telah membangun kantor cabang di Kabupaten Kepulauan Mentawai. “Ini sangat membantu perekonomian masyarakat Mentawai khusunya,” kata Yudas.
Bupati menilai, persaingan perbankan di Kabupaten Kepulauan Mentawai semakin ramai. Hal itu membuat pergerakan perekonomian semakin kompetitif. Apalagi Pemkab Mentawai saat ini fokus untuk mengembangkan pariwisata. Keberadaan perbankan akan bisa memberi dampak positif terhadap pariwisata.
Sementara itu, pimpinan BNI wilayah Sumbar Riau Kepri, Rony Venir mengatakan, keberadaan KCP BNI di Kabupaten Kepulauan Mentawai akan mempercepat perkembangan akses keuangan kredit usaha. Selain itu, katanya, siapa saja bisa menjadi agen pasar. Nantinya akan ada pendapatan yang diperoleh dari setiap prestasi yang dilakukan. Yang disebut agen pasar ini hampir sama dengan kantor cabang BNI, hanya saja stoknya lebih kecil. Tujuannya untuk mempermudah nasabah mendapatkan akses perbankan.
Ia menilai, perputaran uang di Mentawai cukup tinggi dengan banyaknya wisatawan asing yang masuk ke Mentawai. Dengan adanya KCP BNI Mentawai, akses mereka ke bank tentu lebih dekat.
D bukanya KCP BNI di Mentawai, kata Rony, juga sebagai bentuk pelayanan kepada nasabah atau masyarakat. Dengan kehadiran KCP BNI Mentawai diharapkan dapat memajukan roda perekonomian masyarakat serta bersinergi dengan pemerintah daerah.
Rangkaian kegiatan ditandai dengan penandatanganan PKS dengan Pemkab Mentawai, penyerahan BKP untuk 1 orang, penyerahan KUR Mikro, Tapcash BNI diserahkan oleh BI, Agen BNI 46 untuk 2 orang, bantuan CSR, air bersih di dua lokasi Tuapeijat dan penyerahan cendera mata dari CEO BNI kepada Bupati Mentawai sekaligus pengguntingan pita. (ers)






