
PADANG – Kampung KB (Keluarga Berencana) Kelurahan Gunung Pangilun Kecamatan Padang Utara diharapkan bisa jadi percontohan. Untuk itu harus jelas apa yang dihasilkan dan apa target ke depannya.
“Kalau bisa ada produk khas yang dihasilkan, sehingga kampung KB ini menjadi rujukan dan tempat studi banding bagi daerah lain bahkan provinsi lainnya,” kata Wahyu saat safari ramadhan di kelurahan itu, Minggu (11/6) malam.
Dengan adanya kampung KB itu, tak hanya program pemerintah terkait program KB yang berjalan, namun juga menjadi sarana untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat. “Warga di sini hendaknya bisa menghasilkan produk unggulan yang nantinya bisa dipasarkan seperti di Transmart yang kebetulan berada di kawasan ini,” sebut Wahyu.
Selain peningkatan kesejahteraan, Wahyu juga berharap warga di Kampung KB mencerminkan kehidupan Islami. “Tegur sapa dan salam hendaknya selalu tercermin dalam kehidupan masyarakat. Sehingga akhirnya Kampung KB ini menjadi tujuan studi banding bagi daerah lainnya,” kata Wahyu.
Dalam kesempatan itu, Wahyu menyerahkan bantuan untuk Mushalla Nurul Hikmah sebesar Rp10 juta diterima pengurus mushalla tersebut.
Sementara Lurah Gunung Pangilun Andi Amir, SH mengatakan bahwa kampung KB, bukan saja untuk mensukseskan program Keluarga Berencana, namun untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Tujuan pembentukan kampung KB, tidak hanya untuk mensukseskan program KB, seperti 2 anak cukup, dan pemakaian kontrasepsi, namun lebih dari itu untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dikelurahan yang menjadi sasaran pembentukan kampung KB.
Menurutnya, dalam kampung KB ini telah disusun perencanaan pembangunan yang meliputi kesehatan, pendidikan dan sosial kemasyarakatan. Untuk dapat mewujudkan peningkatan kesejahteraan tersebut, di kampung KB dilakukan optimalisasi semua perangkat dan institusi masyarakat yang ada.
Selain pembangunan sarana dan prasaran, diberikan pelatihan yang lebih penting lagi adalah agar program pembinaan kampung KB dilakukan secara terus menerus.
Dengan menggandeng seluruh komponan yang ada, permasalahan yang dihadapi warga di RT 02/ RW 12 Kampung KB, mudah dibantu oleh OPD terkait ujarnya, seperti pembanguna jalan oleh Dinas PU, Program KRPL oleh Dinas Ketahanan Pangan, Pelatihan membuat kerajinan tangan oleh BPMPKB, Bedah Rumah melalui BAZNAS dan Layanan Kesehatan dari Dinas Kesehatan dan Puskesmas serta program lainnya.
Kampung Keluarga Berencana (KB) diperlukan sebab, keberhasilan program KB akan sangat membantu dalam meningkatkan kualitas hidup manusia Indonesia dan kesejahteraan keluarga pra-sejahtera untuk menuju yang lebih baik.
Pengurus Mushalla Nurul Hikmah Darlis dalam kesempatan itu mengucapkan terimakasih kepada tim safari Ramadan DPRD Padang yang dipimpin Wakil Ketua DPRD Padang Wahyu Iramana Putra itu. “Bantuan ini akan kami pergunakan sebaik-baiknya untuk pembangunan mushalla ini,” ujarnya.(baim)






