
SAWAHLUNTO, Pemerintah Kota Sawahlunto akhirnya memperpanjang waaktu meliburkan siswa PAUD, TK Sekolah Dasar dan SLB, menyusul kabut asap yang semakin tebal. Wakil Walikota Sawahlunto mengeluarkan Surat Edaran (SE) terkait penghentian aktifitas belajar anak-anak usia pra sekolah SD dan SLB tersebut.
Sebelumnya, melalui SE nomor 900/698/Disdik.I-SWL/2019 tertanggal 19 September 2019, Wakil Walikota Sawahlunto Zohirin Sayuti menyatakan kualitas udara kategori tidak sehat dan sudah ada kasus Infeksi Saluran Pernafasan Atas (ISPA) berdasarkan pantauan Dinas Kesehatan setempat. Atas kondisi itu, siswa PAUD, TK dan SD diliburkan selama dua hari mulai tanggal 20 sampai 21 September 2019.
Menyikapi kondisi udara dalam kategorimasih sangat tidak sehat, Wakil Walikota kembali menerbitkan Surat Edaran Nomor : 900/699/Disdik.I-SWL/2019 tertanggal 22 September 2019. Dalam edaran itu, pemerintah Kota Sawahlunto kembali meliburkan siswa pada satuan pendidikan usia dini dalam hal ini PAUD, TK/RA, SD/MI dan SLB mulai tanggal 23 s/d 24 September 2019. Sedangkan untuk siswa SLTP dan SLTA sederajat belajar seperti biasa dan kegiatan diluar ruangan agar ditiadakan. Jika kondisi tidak memungkinkan akan ada pembritahuan lebih lanjut.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Sawahlunto, Asril menyatakan waktu penghentian kegiatan belajar siswa PAUD, TK SD dan SLB diperpanjang selama dua hari, yaitu Senin dan Selasa nanti. “ Jika pada hari Rabu mendatang kabut asap masih tebal dengan indikator masih berbahaya atau sangat tidak sehat maka akan diperpanjang,” katanya. (tumpak)






