
SAWAHLUNTO – Pemerintah Kota Sawahlunto akhirnya meliburkan seluruh sekolah menyusul kondisi kabut asap yang semakin tebal. Kegiatan belajar mengajar seluruh sekolah di Sawahlunto diliburkan hingga Rabu (25/9/2019) mendatang.
Wakil Walikota Sawahlunto mengeluarkan Surat Edaran (SE) nomor: 900/670/Disdik.1-SWL/2019 tertanggal 23 september 2019 terkait penghentian aktifitas belajar seluruh sekolah di Sawahlunto.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Sawahlunto Asril menyatakan, waktu penghentian kegiatan belajar siswa PAUD, TK SD dan SLB diperpanjang selama dua hari.
“Dan menyusul kondisi yang tak memungkinkan karena asap masih tebal tidak hanya PAUD, TK, SD dan SLB saja tapi seluruh sekolah diliburkan,” jelasnya, Senin (23/9/2019).
Dari laporan UPTD Labor Lingkungan di Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman, Pertanahan danLingkungan Hidup kota Sawahlunto pengukuran
kualitas udara ambien sawahlunto 22 September 2019 Pukul 15.00 sampai 23 Setember 2019 pukul 15.00 Wib.
Dengan konsentrasi PM10 = 305,56 Mikrogram/m3, ISPU PM10 = 177,78 berada pada kategori level TIDAK SEHAT karena ambang batas Baku Mutu Lingkungan (BML) untuk PM10 = 150 Mikrogram/m3. (tumpak)






