
PADANGPANJANG – Pasca mengikuti Latihan Dasar (Latsar), Calon Pegawai Sipil Negara (CPNS) diharapkan memiliki integritas moral, kejujuran, semangat, motivasi nasionalisme dan kebangsaan.
Hal itu disampaikan Walikota Padangpanjang H. Fadly Amran, BBA pada kegiatan Evaluasi Pasca Latsar CPNS 2019 dan 2021, Kamis (15/12) di Aula Lantai III Balaikota.
Diharapkan Wako Fadly, CPNS memiliki karakter kepribadian yang unggul, bertanggung jawab, serta profesional menjalankan tugas. Selain itu, juga mampu berinovasi dan berkomunikasi.
Fadly juga meminta CPNS ini bisa memberikan warna perubahan ke arah yang lebih baik. “Berikan yang terbaik. Jadilah ASN yang bebas dari intervensi politik, bersih dari praktik korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN). Serta mampu menyelenggarakan pelayanan publik bagi masyarakat,” katanya.
Dikatakannya lagi, menjadi PNS hari ini akan dihadapkan pada tantangan-tantangan yang makin berat seiring dengan perkembangan zaman. Saat ini ialah era disrupsi. Yaitu terjadinya inovasi dan perubahan besar di berbagai sektor yang secara fundamental mengubah tatanan dan sistim yang ada.
“Selaku aparat pemerintah mesti mampu untuk beradaptasi dengan situasi dunia yang dinamis dan tuntutan masyarakat akan kualitas penyelenggaraan pemerintah yang lebih baik ke depan. Untuk itu perlu disiapkan ASN yang unggul untuk menjawab tantangan tersebut,” ujarnya.
Sementara itu, Sekdako Sonny Budaya Putra, A.P, M. Si mengharapkan CPNS ini menjadi pribadi yang bermanfaat, membawa berkah di tempatnya bekerja. Tidak sebaliknya, orang yang suka membawa masalah.
Sonny menasehati agar menghindari berutang. Kecuali untuk keperluan investasi. PNS tidak dilarang berwirausaha atau keterampilan lain untuk penghasilan tambahan, sepanjang tidak mengganggu profesinya sebagai ASN.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumberdaya Manusia (BKPSDM), Rudy Suarman, A.P menyebutkan, CPNS peserta Latsar ini berjumlah 132 orang, golongan III dan II. Formasi 2019, 78 orang dan formasi 2020, 54 orang. (de)







