
PADANG – Satu orang pasien positif corona virus disease 2019 (Covid-19) yang dirawat di Rumah Sakit Ahmad Mukhtar Bukittinggi dinyatakan sembuh. Pihak rumah sakit sudah membolehkan pasien asal Kabupaten Tanahdatar itu pulang, kemarin (Senin, 6/4/2020).
Wakil Ketua Tim Siaga COVID-19 Rumah Sakit Achmad Mochtar (RSAM) Bukittinggi Deddy Herman, Senin (6/4/2020), membenarkan informasi tersebut.
“Alhamdulillah pasien bernama ITD (40) tahun, berjenis kelamin perempuan, warga Batusangkar Kabupaten Tanah Datar dinyatakan sembuh setelah 18 hari berada di ruangan isolasi RSAM,” kata Spesialis Penyakit paru ini.
Pasien itu sebelumnya dinyatakan positif Covid-19, dan diisolasi di RSAM pada 19 Maret 2020 lalu. Pasien masuk ruang perawatan dalam kondisi demam dan sesak napas setelah pulang perjalanan dinas dari Jakarta.
Menurut Deddy, pasien dinyatakan sembuh setelah hasil tes swab tenggorokan yang dikeluarkan oleh Pusat Diagnostik, dan Riset Penyakit Infeksi Fakultas Kedokteran Universitas Andalas (Unand) sebanyak dua kali hasilnya negatif.
Dari Kabupaten Pasaman, satu orang warga setempat terkonfirmasi positif Covid-19 setelah keluar hasil swab dari laboratorium Faklutas Kedokteran Unand, Senin (6/4/2020). Pasien Rumah Sakit Daerah (RSUD) Lubuk Sikaping itu dirujuk ke RS Ahmad Mukhtar Bukittinggi.
Sementara, Selasa (7/4/2020) siang, terpantau di situs corona.sumbarprov.go.id terjadi penambahan jumlah kasus positif. Pada hari sebelumnya, jumlah kasus terkonfirmasi positif sebanyak 18 orang. Hari ini tercatat 21 orang.
Dari 9 orang kasus terkonfirmasi positif tersebut diuraikan, 9 orang dirawat dan 10 orang isolasi diri di rumah. Satu orang meninggal dunia dan satu orang dinyatakan sembuh.
Sedangkan, untuk Orang Dalam Pengawasan (ODP), di situs tersebut tercatat sebanyak 3.873 orang. Rinciannya, 1.686 orang dalam proses pemantauan dan 2.187 orang selesai pemantauan.
Kemudian, tercatat sebanyak 91 orang pasien dalam pengawasan (PDP). Dari jumlah itu, 21 orang masih dirawat dan menunggu hasil. Kemudian, 7 orang isolasi di rumah dan 63 orang dinyatakan negatif.
Belum ada rincian asal penambahan tiga kasus terkonfirmasi positif per hari Selasa (7/4/2020) tersebut. Karena memang di situs itu tidak ada keterangan rinci baik diagram, peta sebaran dan sebagainya. Hanya menampilkan angka perkembangan pantauan. (f)






