
PASAMAN – Pemerintah Kabupaten Pasaman berhasil mewujudkan Universal Health Coverage (UHC) untuk mensejahterakan seluruh penduduknya melalui Jaminan Kesehatan Masyarakat Pasaman Saiyo (JKMP-Saiyo). Tercatat 1 Maret 2019, penambahan alokasi kuota Penerima Bantuan Iuran (PBI) yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD). Tidak tanggung-tanggu, jumlah yang akan menjadi peserta baru Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN – KIS) PBI APBD mencapai 21.769 jiwa.
Bupati Pasaman, Yusuf Lubis mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi atas tercapainya Universal Health Coverage (UHC) di daerah itu per 1 Maret 2019 atas kontribusi seluruh pihak dalam mewujudkan implementasi UUD 1945 pasal 34 tentang pengembangan sistem Jaminan Sosial, khususnya di bidang kesehatan.
“Saya selaku Bupati Pasaman sangat mengapresiasi upaya yang dilakukan oleh pemangku kepentingan di lingkungan Pemkab Pasaman, terkhususnya Dinas Kesehatan dan Dinas Sosial karena melalui kebijakan ini masyarakat Kabupaten Pasaman dapat berobat dan mendapatkan pelayanan kesehatan dengan baik di semua tingkat pelayanan kesehatan,” ucapnya.
Dia mengatakan, program itu setidaknya dapat meningkatkan kesejahteraan yang sudah lama dicita-citakan. Dan, integrasi JKSS dan JKMP-Saiyo ke dalam program JKN-KIS dapat memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat Kabupaten Pasaman seutuhnya.
“Kerjasama ini pada akhirnya dapat mengantarkan kita pada cita-cita mulia, yaitu mewujudkan UHC atau cakupan jaminan kesehatan semesta bagi seluruh masyarakat Pasaman. Alhamdulillah, kita telah mendapatkan penghargaan dari BPJS Kesehatan,” ungkapnya.
Menurut Bupati, Pemerintah Daerah telah berkomitmen mendukung program mulia terutama dalam hal kesejahteraan Pemerintah daerah di bidang Kesehatan.
“Pemkab Pasaman akan selalu berupaya menjadi garda terdepan untuk mensejahterakan rakyatnya. Hal ini sesuai dengan Visi dan Misi Pemkab Pasaman yakni menjadikan masyarakat Pasaman yang Sejahtera, Agamis dan Berbudaya,” tegasnya. (riki)






