
PADANG – Jenazah Shintia Melina, korban jatuhnya pesawat Lion JT 610 tiba di rumah duka di Kelurahan Kurao Pagang, Kecamatan Nanggalo, Kota Padang, Jumat (9/11).
Ketua Kongsi Kematian Kurao Pagang Marlan menyebutkan peti jenazah Shintia tiba di Bandara Internasional Minangkabau pukul 13.40 WIB dan selanjutnya dibawa ke rumah duka.
“Ada empat orang perwakilan keluarga yikut menunggu jenazah Shintia,” jelasnya.
Menurutnya, dari informasi pihak keluarga, jenzah Shintia akan dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Tunggul Hitam.
“Dia anaknya baik, dan kita berharap dia diterima disisi Yang Maha Kuasa,” ungkapnya.
Sebelumnya diberitakan, Shintia Melina, salah satu dari lima pramugari Pesawat Lion Air JT 610 yang jatuh di laut utara Karawang adalah warga RT 01/RW 06 Kelurahan Kurao Pagang, Nanggalo Kota Padang.
Shintia Melina (26) selaku supervisi pramugari di pesawat naas tersebut.
Shintia Melina adalah putri dari Melwani dan Dra. Edmidalti, seorang guru di SMAN 3 Padang. Shintia sendiri merupakan alumnus SMAN 12 Padang.(Peb)






