
KAYUTANAM – Putusnya jembatan di kawasan Kayu Tanam Kabupaten Padang Pariaman menyebabkan akses transportasi bolak – balik Padang Bukittinggi melewati wilayah itu terputus. Untuk mengantisipasi, jalur transportasi sementara ini terpaksa dialihkan.
Ipda M. Hamidi, personil Satuan Lalulintas Polres Padangpanjang menyampaikan, arus lalulintas dari arah Bukittinggi menuju Padang diarahkan ke Solok. Ada juga jalur lain yaitu melalui Malalak dan Maninjau.
“Karena jembatan putus di Kayu Tanam, kendaraan yang akan menuju Kota Padang kita arahkan melewati jalur menuju Solok, Malalak dan Maninjau,” kata Hamidi melalui pesan video yang disampaikan kepada wartawan, Selasa (11/12) pagi.
Dia menyebutkan, ada jalur lain yaitu jalur alternatif namun tidak direkomendasikan untuk bus besar, truk dan kendaraan berat. Jalan tersebut sempit sehingga hanya bisa dilalui kendaraan minibus roda empat berukuran kecil.
“Ada jalur alternatif yaitu jalur tikus namun tidak direkomendasikan, terutama untuk kendaraan berat. Hanya untuk kendaraan minbus,” ulasnya.
Hamidi menyebutkan, selain jembatan putus di wilayah hukum Polres Padang Pariaman itu, juga terdapat beberapa titik longsor. Material longsor yang menutupi badan jalan sudah disingkirkan.
Sungai Kalu pada ruas jalur utama Padang – Bukittinggi di Nagari Kayu Tanam Kabupaten Padangpariaman putus sekira pukul 18.30 Wib, Senin (10/12). Jembatan tersebut pada saat terjadi hujan lebat yang melanda kawasan itu, yang juga menyebabkan longsor di beberapa titik.
Selain jembatan putus dan longsor, pada saat hujan, air terjun Lembah Anai juga meluap sehingga menutup badan jalan di kawasan itu. (fdc)






