PADANG – Nawar Bin Iyad merupakan Jemaah Calon Haji (JCH) Kota Padang tertua. Lelaki asal Lubuk Bagaluang ini berangkat ke Tanah Suci di usia 83 tahun. Sedangkan JCH termuda, yakni Fajri Alhadi Bin Lukman dengan usia 22 tahun.
Nawar Bin Iyad saat ditemui terlihat masih segar dan tegap. Meski usianya telah renta, tetapi lelaki yang sehari-hari bekerja sebagai petani ini masih enerjik. Bahkan, ia tetap semangat saat menjawab setiap pertanyaan yang dilontarkan Humas dan Protokol Kota Padang dalam acara pelepasan JCH Kota Padang di Masjid Nurul Iman, Kamis (4/8).
Nawar Bin Iyad mengaku jika dirinya telah sejak lama mengidam-idamkan menunaikan ibadah haji. Bahkan, saking besarnya keinginan, Nawar Bin Iyad terus menabung sedikit demi sedikit. Tujuan mulianya tersampaikan setelah dirinya berhasil mengumpulkan uang untuk bertolak ke Makkah.
“Sudah lama sekali saya mengumpulkan uang,” terang lelaki yang beralamat di jalan Aru, Lubuak Bagaluang ini.
Sementara itu, JCH termuda dipegang oleh Fajri Alhadi Bin Lukman Naim. Lelaki berdomisili di jalan Apel XIII, Perumnas Belimbing ini tidak dapat hadir saat pelepasan JCH di Masjid Nurul Iman.
Kepala Kantor Kemenag Kota Padang Japeri menyebut, JCH Padang yang berangkat pada tahun ini berasal dari berbagai latar belakang yang beragam. Di sisi profesi atau pekerjaan, JCH yang berasal dari ASN cukup mendominasi dengan jumlah sebanyak 278 orang.
“JCH kita juga didominasi perempuan sebanyak 570 orang dan laki-laki sebanyak 363 orang,” ulasnya.
Wakil Walikota Padang, Emzalmi berpesan kepada seluruh JCH Padang agar menjaga kesehatan. Selain itu wawako berharap, JCH menjaga kekompakan dan saling tolong menolong.
“Semoga menjadi haji mabrur hendaknya, amin,” ujar Emzalmi. (der)







