
PADANG – Jasa penukaran uang kertas baru mulai marak di Kota Padang meski lebaran masih sekitar dua pekan lagi. Pantauan padangmedia.com di lapangan, sudah ada sejumlah orang terlihat menawarkan uang kertas baru pecahan Rp10 ribu, Rp5.000 dan Rp2.000 di kawasan jembatan Siti Nurbaya Jalan Niaga Batang Arau, Kota Padang.
Elli (45), salah seorang penyedia jasa penukaran uang di Jalan Batang Arau mengatakan, keutungan dari bisnis penukaran uang kertas baru itu, setiap kelipatan Rp100 ribu, ia mendapatkan keuntungan sebesar Rp10 ribu. Namun, untuk mendapatkan uang baru ini, ia harus menunggu antrian panjang terlebih dulu di Bank.
Dikatakan,untuk sekali penukaran uang kertas baru di Bank, hanya dibatasi maksimal untuk sekali penukaran sebesar Rp5 juta. “Jadi, hitung-hitung keuntungan yang kita dapat merupakan untuk uang capek antrian lah,” katanya kepada padangmedia.com, Minggu (5/7).
Elli mengaku sudah menjalankan bisnis penyedia penukaran uang sejak beberapa tahun lalu. Seminggu menjelang masuknya lebaran, biasanya ia mendapat untung cukup lumayan. Pada tahun sebelumnya, ia bisa mendapatkan keuntungan Rp100 sampai Rp300 ribu dalam sehari.
Hal senada disampaikan Dedi (38), salah seorang penyedia jasa tukar uang. Menurutnya, hanya dengan duduk di tepi jalan sambil menunjukkan uang baru kepada setiap warga yang melintas baik pengendara mobil maupun motor yang akan menukarkan uang, ia bisa memperoleh penghasilan tambahan.
Dedi mengatakan, hasilnya nanti akan dipakai untuk kebutuhan Lebaran. Selain itu, sebagian merepukan modal yang dipinjamkan oleh orang yang lebih mampu di sekitar tempat tinggalnya. (baim)






