
AGAM – Gangguan pasokan air bersih di Masjid Agung Babussalam Bawan Kecamatan Ampek Nagari Kabupaten Agam dikeluhkan jamaah masjid. Pasokan air bersih di masjid tersebut terganggu sejak kerusakan bendungan Batang Bawan akibat bencana sekitar enam bulan lalu.
Kerusakan bendungan yang menyebabkan terganggunya pasokan air bersih untuk bersuci dan berwudu menurut beberapa orang jamaah sampai saat ini belum diperbaiki. Dampaknya, Pasar Bawan jadi kumuh dan tempat berwudu kekurangan air. Kadang jamaah masjid terpaksa menggunakan air yang keruh dan dirasakan tidak layak dipakai untuk berwudu.
Kesulitan pasokan air bersih itu menurut jamaah masjid sebetulnya bisa diatasi dengan memasukkan layanan PDAM. Namun sayangnya, pengurus masjid seperti enggan memanfaatkan jaringan PDAM untuk memenuhi kebutuhan air bersih untuk bersuci. Memasukkan air bersih dari PDAM memang pernah dilakukan pengurus masjid namun tidak tuntas.
“Padahal uang masuk ke kas masjid cukup besar setiap hari Jumat, mengapa pengurus terkesan takut keluar uang,” ungkap beberapa orang jamaah usai Salat Jumat (1/7).
Salah seorang jamaah, M. Marajo menilai, masalah air untuk berwudu itu sangat vital. Fatal jadinya, bila tidak mencukupi, apalagi tidak ada. Karena masjid Babussalam merupakan sebuah masjid yang ramai jamaahnya pada hari Jumat. Hal itu disebabkan, Jumat merupakan hari pasar di Bawan.
Dia mengkhawatirkan, masjid tersebut akan ditinggalkan jamaah jika persoalan air bersih tersebut tidak bisa diatasi. Masjid Babussalam merupakan masjid kecamatan dengan jumlah jamaah cukup banyak. (fajar)






