Jalur Lintau - Batusangkar Via Sungayang Masih Terputus
  • Home
  • Berita
  • Jalur Lintau – Batusangkar Via Sungayang Masih Terputus

Jalur Lintau – Batusangkar Via Sungayang Masih Terputus

longsor di puncak pato1
Kondisi terkini kawasan Puncak Pato yang terkena longsor. (ist)

TANAH DATAR – Longsor yang terjadi di Kelok Tamam kawasan Puncak Pato, Senin (21/3) sore sekitar pukul 18.00 WIB masih menghambat jalan akses jalan Lintau – Batusangkar via Sungayang. Hingga Selasa (22/3) siang ini, petugas gabungan bersama masyarakat sekitar masih berjibaku membersihkan tanah-tanah bekas longsoran yang menimpa jalan.

Saat ini, kendaraan roda dua bisa lewat tapi harus ekstra hati-hati karena jalan sangat licin. Sementara, kendaraan roda empat belum boleh lewat karena dikhawatirkan akan terjebak di genangan tanah berlumpur.

“Kendaraan roda empat memang belum boleh lewat. Tapi, barusan kami melewatkan sebuah ambulans yang membawa orang sakit ke Rumah Sakit Umum Daerah Batusangkar karena orang sakit tak mungkin harus menunggu lama,” ujar salah seorang pemuda setempat, Indra (34) yang berada di lokasi sekitar pukul 12.00 WIB.

Kondisi saat ini, katanya, jalan yang tertimpa longsoran sangat licin dilewati karena tanah yang sangat tebal. Tanah tebal di jalan tersebut, katanya, butuh disiram dengan mobil Damkar supaya benar-benar bersih dari jalan.

Seperti diberitakan, longsor terjadi di Puncak Pato, Kabupaten Tanah Datar, Senin (21/3) sore. Longsor tersebut merupakan longsor kedua kalinya setelah sehari sebelumnya peristiwa yang sama terjadi. Longsor terjadi persis di atas Kelok Tamam di mana sekitar 20 meter bahu jalan terban dan menimpa jalan di bawahnya sehingga tak bisa dilewati sama sekali.

Puncak Pato merupakan akses jalan Lintau – Batusangkar via Sungayang. Sementara, akses jalan Lintau – Batusangkar via Setangkai, Minggu (20/3) malam juga sempat terputus total selama beberapa jam. Di sana, longsor terjadi di Nagari Atar yang menimpa sejumlah rumah warga. Tidak ada korban jiwa dalam sejumlah kejadian longsor di wilayah Kabupaten Tanah Datar. Hanya saja, di Nagari Atar, dilaporkan 10 rumah warga rusak dan satu warga mengalami luka sehingga harus dirawat di Puskesmas setempat. (rin)

Berita Terkait

Leave a Reply