Jalur Bypass - Bukittinggi - Batas Riau 99 Persen Siap Dilewati Pemudik
  • Home
  • Berita
  • Jalur Bypass – Bukittinggi – Batas Riau 99 Persen Siap Dilewati Pemudik

Jalur Bypass – Bukittinggi – Batas Riau 99 Persen Siap Dilewati Pemudik

Kelok Sembilan  Kab.50 Kota Sumbar. (ist)
Kelok Sembilan Kab.50 Kota Sumbar. (ist)

PADANG – Tidak hanya di jalur Pantai Utara (pantura) Jawa yang menjadi primadona pemudik karena konsentrasi penduduknya, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) juga terus meningkatkan pelayanan arus mudik lebaran tahun 2017 di jalur lainnya. Termasuk jalur padat sebagai jalur wisata dan logistik di Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), yaitu Padang (Bypass)-Bukittinggi-Batas Riau.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dalam rilis Biro Komunikasi Publik Kemen PUPR, Senin (19/6) mengatakan, kesiapan infrastruktur jalan dalam melayani arus mudik Lebaran tahun 2017 ini lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya.

Berbagai upaya terus dilakukan untuk meningkatkan kelancaran, kenyamanan dan keselamatan para pemudik Lebaran dan pengguna jalan selama masa liburan Idul Fitri 1438 ini.

Kepala Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) III, Syaiful Anwar secara terpisah mengatakan, Kemen PUPR telah melakukan perbaikan berupa penanganan longsoran dan penutupan lubang serta menempatkan personil di posko-posko siaga Sapta Taruna Bina Marga yang tersebar di jalur tersebut.

“Posko Siaga Sapta Taruna di seluruh Sumbar ada 16 posko dan di Bengkulu ada 9 posko. Posko dilengkapi informasi daerah rawan longsor, alat berat berupa dump truck, loader dan excavator dan petugas piket lebaran beserta call centernya. Mendekati lebaran, alat berat maupun petugas akan kami tambahkan,” tutur Syaiful Anwar saat melakukan pengecekan langsung jalan Padang – Batas Riau, Sabtu (17/6) lalu.

Salah satu posko ditempatkan pada titik yang terkenal rawan, yaitu di KM 65 tikungan Silaiang. Di tikungan tersebut, jalanan sangat curam menurun dan menanjak yang tajam disertai dengan tikungan tajam. Pengendara dihimbau untuk berhati-hati dan mematuhi rambu-rambu di lokasi tersebut karena apabila hujan jalanan menjadi licin. Rambu lalu lintas juga telah diperbanyak melalui kerjasama dengan Dinas Perhubungan dan Kepolisian, agar dapat melayani mudik dengan lebih baik lagi.

Posko juga ditempatkan di Jembatan Kelok 9 yang terkenal akan keindahan lansekap alamnya yang harmonis dengan struktur jembatan. Pada spot pariwisata ini diprediksi akan terjadi kepadatan kendaraan.

Pada jalur terpadat di Sumbar yaitu Padang (Bypass) – Bukittinggi – Batas Riau sepanjang 205 km tersebut, saat ini telah siap 99 persen. Hanya terdapat satu titik longsor yaitu pada KM 185 yang sedang dilakukan penanganan akibat longsor 9 Juni 2017 lalu. Longsor tersebut mengakibatkan tertutupnya satu lajur kendaraan dan hanya menyisakan satu lajur untuk dilalui kendaraan.

Untuk mencegah kemacetan pada titik longsor longsor, pihak BPJN III sudah bergerak cepat dengan melakukan pemasangan plat decker untuk menahan timbunan. Saat ini progress pekerjaan sedang menunggu pengeringan beton pada plat decker tersebut dan diharapkan pada hari Senin (19/6) sudah dapat dilakukan penimbunan sehingga pada saat kepadatan arus mudik jalan sudah dapat dilalui kendaraan dengan 2 lajur.  (rin)

Berita Terkait

Leave a Reply