
SIBERUT – Badan jalan Trans Mentawai pada bagian ujung barat Pulau Siberut mulai dibuka. Akses jalan dibuka pihak TNI Kodim 0319 Mentawai bersama Pemkab Mentawai dalam kegiatan karya bakti. Jalan tersebut dibuka mulai titik nolnya dari Labuan Bajau sampai ke Desa Sigapokna sepanjang 6 kilometer dengan lebar jalan 15 meter.
Kepala Dinas PU Mentawai, Ir. Elfi saat meninjau pembukaan jalan itu menyebutkan, pembukaan jalan Trans Mentawai untuk menyambung konektivitas dari Labuan Bajau, Policoman sampai ke Sikabaluan. Pembukaan jalan itu sebagai tahap awal pembukaan jalan ujung barat Mentawai.
Saat ini, jalan Trans Mentawai yang sudah selesai dikerjakan sepanjang 5 km. Dalam waktu dekat bisa rampung sapanjang 6 km sampai ke Desa Sigapokna.
“Pembukaan badan jalan Trans Mentawai ditargetkan tahun depan sampai ke Policoman,” kata Elfi usai melakukan peninjauan lokasi, Minggu (15/7).
Dikatakan, untuk bisa terhubung sampai ke pelabuhan Mabukuk Kecamatan Siberut Barat Daya masih ada sekitar 40 km lagi badan jalan yang belum dibuka. Jalan tersebut akan dilakukan secara bertahap, sehingga nantinya bisa saling terhubung.
Pembukaan badan jalan Trans Mentawai bagian barat ujung pulau Siberut, kata Elfi, dananya bersumber dari dana APBD sebesar Rp2 miliar yang dikerjakan oleh Kodim 0319 Mentawai. Ke depan, katanya, seluruh jalan Trans Mentawai bisa diusulkan menjadi jalan nasional.
Diharapkan, seluruh lapisan masyarakat, pemerintah Provinsi dan Pusat mendukung pembangunan jalan Trans Mentawai. Tanpa ada dukungan, pembangunan jalan Trans Mentawai tidak bisa berkembang. Ke depan diusulkan kegiatan karya bhakti skala nasional, kalau kementrian merestui akan di buka lagi jalan di pantai barat, tuturnya.
Dandim 0319 Mentawai, Letkol. Czi. Didid Kusnadi mengatakan, pembukaan badan jalan Trans Mentawai yang sudah dilaksanakan merupakan salah satu fungsi TNI membantu pemerintah dalam percepatan pembangunan.
Selain itu, kegiatan tersebut juga sudah menjadi kebijakan pimpinan dari Angkatan Darat (TNI AD) untuk memberikan dukungan serta membantu pemerintah tingkat daerah dalam kerjasama kegiatan karya bhakti. Dalam percepatan pembangunan di Bumi Sikerei, ia berharap ada peluang untuk bisa melaksanakan karya bhakti skala nasional seperti yang dilaksanakan di daerah Papua dan Kalimantan yang sudah berlangsung. (ers)






